This Author published in this journals
All Journal Rachana Interior
Adisti Ananda Yusuff
Esa Unggul University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Hubungan Konsep Neo-Klasik Terhadap Hunian Rumah Tinggal Sosialita di Kawasan Pondok Indah Adisti Ananda Yusuff; Indra Gunara Rochyat; Erina Wiyono
Rachana Interior Vol. 1 No. 01 (2024): April
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/rachanainterior.v1i01.4

Abstract

Masyarakat perkotaan semakin mampu menciptakan rumah layak huni. Rumah harus didesain senyaman mungkin, selain harus berkualitas baik, juga harus mencerminkan status sosial pemiliknya. Rumah mewah bergaya klasik yang sering terlihat di perkotaan memiliki desain yang sangat khas dengan tiang-tiang tinggi di dalamnya, dan awalnya diadopsi dari arsitektur kuno pada zaman Romawi, kemudian diadaptasi ke bangunan tempat tinggal.  Di masa ketika segala sesuatunya mewah dan semuanya minimalis dan sederhana, gaya neoklasik ini sangat berbenturan dengan gambaran modern tersebut. Banyak kelompok masyarakat yang ingin membuktikan status sosial mereka dengan mengadopsi gaya modern yang tidak sekompleks neoklasik. Namun memiliki kesan mewah dan memberikan kesan yang sangat mewah. Inilah pertanyaan desain mengapa satu tema tetap mengadopsi kompleksitas, sementara ada tren lain yang lebih sederhana, namun tetap terlihat mewah dan berkelas, serta tidak menurunkan status sosialnya. Fenomena penekanan status sosial yang diterapkan pada bangunan dan interior saat ini sangat beragam. Sangat menarik untuk mengangkat kaitannya dengan fenomena gaya hidup sosial masyarakat kelas atas yang sangat banyak tercermin pada objek-objek yang ada dan menjadi topik yang bisa dibicarakan lebih lanjut dengan menyerahkan seluruh tanggung jawab pada desain yang ada. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif, untuk melakukan penelitian ini perlu dilakukan beberapa tahap pendekatan penelitian. Kehadiran bangunan neoklasik yang banyak mengadopsi arsitektur Romawi dan Yunani sebenarnya merupakan cerminan status sosial masyarakat kelas atas yang selalu ingin terlihat berarsitektur bagus. Hal ini sesuai dengan hakikat kehidupan bermasyarakat. Bangunan dengan massa bangunan yang besar dan tiang-tiang hiasan yang megah ini sangat unik dan menarik serta akan menarik minat banyak orang. Di era modernisasi sekalipun, gaya neoklasik yang bertahan lama tetap memiliki nilai tambah tersendiri, terutama pada gaya hidup kelas atas, di mana bangunan neoklasik mencerminkan status sosialnya yang tinggi, dapat benar-benar ditampilkan.