Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Bimbingan Teknis Peningkatan Performa Produksi Kambing Kacang Sebagai Usaha Produktif Masyarakat Melalui Perbaikan Manajemen Pakan dan Perkandangan Pada Kelompok Tani-Ternak Anggoeya Poasia Kota Kendari La Malesi; Ali Bain; Rahim Aka; Arby’in Pratiwi; La Ode MuhSafaat; Muh Haidir Hakim
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025): Volume 7, No 1, Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v7i1.7586

Abstract

Kambing kacang merupakan komoditas ruminansia kecil yang berperan penting dalam mendukung ketahanan ekonomi rumah tangga, namun produktivitasnya masih rendah akibat manajemen pakan dan perkandangan yang belum optimal. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Kelurahan Anggoeya Kecamatan Poasia dengan tujuan meningkatkan kapasitas peternak dalam formulasi ransum berbasis bahan lokal, teknik pengawetan pakan, sanitasi kandang, serta pengolahan limbah ternak menjadi pupuk kompos. Pelaksanaan kegiatan meliputi observasi, sosialisasi, pelatihan tatap muka, diskusi kelompok, dan demonstrasi praktik (demplot) penyusunan ransum, sanitasi kandang, serta pembuatan kompos menggunakan inokulan EM-4. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan motivasi peternak dalam memanfaatkan potensi bahan pakan lokal, menyusun ransum seimbang, menerapkan kebersihan kandang, dan mengelola limbah secara produktif. Intervensi ini berpotensi meningkatkan kesehatan dan produktivitas ternak serta efisiensi biaya pemeliharaan. Diperlukan pendampingan berkelanjutan, pengembangan kebun hijauan pakan, dan penguatan kelembagaan kelompok untuk memastikan adopsi praktik yang lebih berdaya guna dan berkelanjutan.
INTEGRASI BUDIDAYA BAWANG MERAH DAN TERNAK SAPI DI DESA WATUKALANGKARI, BOMBANA Gusnawaty HS; M. Taufik; R. Aka, K.Amartani; M. Botek
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v5i1.527

Abstract

Shallots are a highly economical agricultural commodity to develop due to their numerous benefits, including their role as a highly sought-after kitchen spice. Similarly, cattle farming is also a key component. Watukalangkari Village, a village in Bombana Regency, boasts significant natural and human resource potential for shallot cultivation and livestock farming, particularly cattle farming. However, both shallot and cattle farming have not been optimally developed, resulting in lower productivity. Therefore, this initiative aims to provide technical guidance on integrating shallot cultivation management with cattle farming. The implementation method for this community service is through counseling and technical guidance on integrating shallot cultivation management with cattle farming. The implementation team has provided technical guidance to target partners in the form of a pilot project integrating shallot cultivation management with cattle farming. By integrating the shallot cultivation management system with cattle farming, target partners can address the problem of fertilizer shortages for shallot planting, reduce the negative impacts arising from free-range cattle grazing without pens, and meet the need for sufficient and more secure livestock feed.