Gusnawaty HS
Jurusan Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kemampuan Induksi Resistensi Campuran Bakteri Endofit Asal Tumbuhan Liar Terhadap Penyakit Layu Fusarium Pada Tanaman Cabai Nur Isnaini Ulfa; Andi Khaeruni; Vit Neru Satrah; Gusnawaty HS; Nuriadi Nuriadi; Muhammad Botek; Muhamad Azwar Syah; Eka Febrianti; Rian Arini; La Ode Hikmal Abid; Tri Endrawati
Jurnal Sains Agro Vol 11, No 1 (2026): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v11i1.2037

Abstract

Penyakit layu Fusarium yang disebabkan oleh F. oxysporum merupakan salah satu kendala utama produksi cabai merah (Capsicum annuum L.) di Sulawesi Tenggara, dengan potensi kerugian panen hingga 50%. Pengendalian kimiawi menggunakan fungisida sintetis menimbulkan dampak negatif berupa pencemaran lingkungan dan resistensi patogen, sehingga diperlukan alternatif pengendalian hayati yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan campuran bakteri endofit asal tumbuhan liar dalam menginduksi ketahanan tanaman cabai terhadap penyakit layu Fusarium. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Proteksi Tanaman Unit Fitopatologi dan di Rumah Kaca Lahan I Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo pada Bulan Juli sampai September 2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 8 perlakuanĀ  yang diulang 3 kali sehingga terdapat total 24 unit percobaan, setiap unit terdiri dari 5 tanaman, sehingga populasi dalam penelitan ini adalah 120 tanaman. Penelitian menggunakan tiga isolat bakteri endofit asal tumbuhan liar, yaitu BK-3(2) dari batang kersen, BSR-7(1) dari batang suruhan, dan ASR-7(1) dari akar suruhan, yang diaplikasikan secara tunggal maupun kombinasi. Parameter yang diamati meliputi aktivitas enzim peroksidase, kadar asam salisilat, aktivitas enzim polifenol oksidase, dan keparahan penyakit layu Fusarium. Data dianalisis dengan sidik ragam dan apabila terdapat pengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan (UJBD) pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh perlakuan bakteri endofit terbukti mampu menginduksi ketahanan tanaman cabai. Perlakuan kombinasi BK-3(2)+BSR-7(1) dan BK+ASR+BSR secara konsisten memberikan hasil terbaik dalam meningkatkan ketiga parameter enzim pertahanan tersebut. Tingkat keparahan penyakit pada perlakuan kombinasi BK-3(2)+BSR-7(1) dan BK+ASR+BSR tercatat paling rendah, yakni masing-masing 13,33%, dibandingkan kontrol sebesar 36,00%. Bakteri endofit menginduksi ketahanan tanaman melalui mekanisme Induced Systemic Resistance (ISR) dan Systemic Acquired Resistance (SAR). Disimpulkan bahwa konsorsium bakteri endofit asal tumbuhan liar efektif menginduksi resistensi tanaman cabai terhadap penyakit layu Fusarium.
Evaluation of Traps and Profenofos Insecticide for Controlling Fruit Fly (Bactrocera spp.) on Chili Pepper (Capsicum frutescens L.) Muhammad Botek; Gusnawaty HS; Muhammad Taufik; Rahayu M; Nur Isnaini Ulfa; Irwanto
JURNAL AGRIMENT Vol. 11 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/jurnalagriment.v11i1.3862

Abstract

ABSTRACT Chili pepper (Capsicum frutescens L.) is a commodity with numerous benefits and high economic value. One of the major pests causing yield losses in chili pepper cultivation is the fruit fly (Bactrocera spp.). Its control can be achieved through an integrated pest management approach utilizing traps, pheromones, and insecticides. This study aimed to determine the effect of two types of traps and the insecticide profenofos on the intensity of fruit fly (Bactrocera spp.) infestation in chili pepper plants. The study employed a randomized block design (RBD) consisting of four treatments: control (A0), yellow traps (A1), petrogenol-based traps (A2), and the chemical insecticide profenofos (A3). The observed variables included fruit fly infestation intensity, number of fruits, and fruit weight. Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA), followed by an Honestly Significant Difference (HSD) test at a 95% confidence level. Petrogenol-based traps were effective in controlling fruit fly (Bactrocera spp.) infestation in chili pepper (C. frutescens L.) plants, with an infestation intensity of 1,83%, producing up to 162,80 fruits and a fruit weight of 34,34 g.