Yosi Fahrezi
Universitas Muhammadiyah Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP DITINJAU DARI PERSPEKTIF GURU Winda Stiawan; Yosi Fahrezi; Rona Romadhianti
LINGUISTIK MIKRO, MAKRO DAN SASTRA Vol. 1 No. 2 (2025): LINGUISTIK MIKRO, MAKRO DAN SASTRA
Publisher : Yayasan Cendekia Citra Gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi problematika pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP dari aspek siswa dan merumuskan solusi yang aplikatif. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara dengan lima guru Bahasa Indonesia mengenai permasalahan siswa, seperti kejenuhan, rendahnya fokus dan motivasi belajar, perilaku ribut, serta kecenderungan hiperaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan dominan berasal dari perilaku dan motivasi siswa, yang berdampak pada efektivitas pembelajaran. Solusi yang dirumuskan meliputi metode pembelajaran variatif dan interaktif, pendekatan problem based learning dan cooperative learning, pengelolaan kelas yang efektif, strategi penguatan perilaku positif, pendekatan personal guru, pembelajaran aktif dengan media variatif, serta dukungan konseling dan kolaborasi dengan orang tua. Kesimpulannya, penerapan strategi-strategi tersebut secara konsisten dapat meningkatkan motivasi dan fokus belajar siswa, mengurangi perilaku mengganggu, serta menciptakan suasana kelas yang kondusifPenelitian ini bertujuan mengidentifikasi problematika pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP dari aspek siswa dan merumuskan solusi yang aplikatif. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara dengan lima guru Bahasa Indonesia mengenai permasalahan siswa, seperti kejenuhan, rendahnya fokus dan motivasi belajar, perilaku ribut, serta kecenderungan hiperaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan dominan berasal dari perilaku dan motivasi siswa, yang berdampak pada efektivitas pembelajaran. Solusi yang dirumuskan meliputi metode pembelajaran variatif dan interaktif, pendekatan problem based learning dan cooperative learning, pengelolaan kelas yang efektif, strategi penguatan perilaku positif, pendekatan personal guru, pembelajaran aktif dengan media variatif, serta dukungan konseling dan kolaborasi dengan orang tua. Kesimpulannya, penerapan strategi-strategi tersebut secara konsisten dapat meningkatkan motivasi dan fokus belajar siswa, mengurangi perilaku mengganggu, serta menciptakan suasana kelas yang kondusifPenelitian ini bertujuan mengidentifikasi problematika pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP dari aspek siswa dan merumuskan solusi yang aplikatif. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara dengan lima guru Bahasa Indonesia mengenai permasalahan siswa, seperti kejenuhan, rendahnya fokus dan motivasi belajar, perilaku ribut, serta kecenderungan hiperaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan dominan berasal dari perilaku dan motivasi siswa, yang berdampak pada efektivitas pembelajaran. Solusi yang dirumuskan meliputi metode pembelajaran variatif dan interaktif, pendekatan problem based learning dan cooperative learning, pengelolaan kelas yang efektif, strategi penguatan perilaku positif, pendekatan personal guru, pembelajaran aktif dengan media variatif, serta dukungan konseling dan kolaborasi dengan orang tua. Kesimpulannya, penerapan strategi-strategi tersebut secara konsisten dapat meningkatkan motivasi dan fokus belajar siswa, mengurangi perilaku mengganggu, serta menciptakan suasana kelas yang kondusifPenelitian ini bertujuan mengidentifikasi problematika pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP dari aspek siswa dan merumuskan solusi yang aplikatif. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara dengan lima guru Bahasa Indonesia mengenai permasalahan siswa, seperti kejenuhan, rendahnya fokus dan motivasi belajar, perilaku ribut, serta kecenderungan hiperaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan dominan berasal dari perilaku dan motivasi siswa, yang berdampak pada efektivitas pembelajaran. Solusi yang dirumuskan meliputi metode pembelajaran variatif dan interaktif, pendekatan problem based learning dan cooperative learning, pengelolaan kelas yang efektif, strategi penguatan perilaku positif, pendekatan personal guru, pembelajaran aktif dengan media variatif, serta dukungan konseling dan kolaborasi dengan orang tua. Kesimpulannya, penerapan strategi-strategi tersebut secara konsisten dapat meningkatkan motivasi dan fokus belajar siswa, mengurangi perilaku mengganggu, serta menciptakan suasana kelas yang kondusif