Maryanti Maryanti
Universitas Sains Al Quran

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERANAN GURU BK DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMK TAKHASSUS AL QUR’AN WONOSOBO Maryanti Maryanti; Sri Haryanto; Vava Imam Agus Faisal
Jurnal Reflektif Vol 1 No 1 (2024): Reflektif: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : YAYASAN PADHANG MANAH SIBYAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui faktor-faktor penghambat guru SMK Takhassus Al Qur'an Wonosobo dalam meningkatkan motivasi belajar siswa serta peran guru bimbingan dan konseling dalam mendorong pertumbuhan tersebut. Siswa yang memiliki motivasi belajar rendah seringkali mengalami kesulitan dalam mengejar prestasi akademiknya. Masalah ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain kurangnya kasih sayang dari orang tua, lingkungan, dan anak itu sendiri, kurangnya strategi pembelajaran yang menarik, dan kurangnya keinginan siswa untuk belajar sendiri. Seluruh siswa SMK Al Qur'an Takhassus di Wonosobo dilibatkan dalam penelitian ini, karena semangat belajar mereka yang cukup rendah. Penelitian semacam ini disebut penelitian lapangan dan menggunakan metodologi kualitatif dengan desain deskriptif. Secara khusus tujuan penelitian adalah mendeskripsikan fenomena yang diamati di lapangan melalui kata-kata lisan dan tulisan, dengan kata-kata lisan tersebut dianalisis secara kualitatif dan kata-kata tertulis berupa kutipan data naratif. Sementara itu, triangulasi sumber untuk memastikan kebenaran data dilakukan melalui penggunaan teknik dokumentasi, wawancara, dan observasi. Temuan penelitian menunjukkan peran guru bimbingan dan konseling dalam membantu siswa di SMK Al Qur'an Takhassus Wonosobo menjadi lebih termotivasi untuk belajar. Guru-guru ini juga berperan sebagai pemandu untuk memastikan proses pendidikan berjalan lancar, dan mereka secara rutin bekerja sama dengan ahli materi pelajaran dan wali kelas untuk memantau ketidakhadiran siswa di kelas. Melalui layanan konseling, guru bimbingan dan konseling mampu membangkitkan motivasi belajar siswa dan membuat mereka bersemangat belajar. Layanan konseling yang diberikan guru bimbingan dan konseling kepada siswa sejalan dengan teori bimbingan konseling.