M.Afif Shulhan
Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kinerja Struktur Gedung Bertingkat Terhadap Beban Gempa Respon Spektrum (Studi Kasus : Zona 2 Apartemen Yogyakarta) Retno Mawarti; Dimas Langga Chandra Galuh; M.Afif Shulhan; Iskandar Yasin
RENOVASI : Rekayasa Dan Inovasi Teknik Sipil Vol 7 No 1 (2022): Volume 7. No.1 Februari 2022
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineer, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis dinamik respon spektrum merupakan salah satu sarana untuk mengetahui persyaratan parameter bangunan tahan gempa dan untuk melakukan pengecekan kapasitas suatau elemen struktur. Analisis ini dinilai dapat memberikan hasil perhitungan yang lebih akurat dibandingkan dengan analisis statik ekuivalen. Oleh karena itu, dipilihlah metode analisis dinamik respon spektrum guna melakukan upaya penelitian analisis kinerja struktur pada salah satu bangunan gedung bertingkat di Kota Yogyakarta yaitu Zona 2 Apartemen Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja struktur apartemen tersebut ditinjau berdasarkan nilai drift, displacement dan base shear serta untuk mengetahui kinerja kapasitas struktur atas yakni balok, kolom, pelat lantai dan shear wall. Hasil analisis menunjukkan bahwa gedung ini memenuhi beberapa parameter persyaratan bangunan tahan gempa. Hal ini dibuktikan bahwa pola ragam getar mode-1 dan mode-2 merupakan translasi arah X dan Y sedangkan mode-3 merupakan deformasi rotasi. Modal participation mass ratio menunjukkan struktur mencapai 90% pada mode shape 11 untuk sumbu X dan mode shape 18 untuk sumbu Y. Base shear yang diperoleh telah memenuhi persyaratan yakni Vt harus lebih besar 100% V. Syarat sistem ganda memenuhi persyaratan SNI 1726-2019 karena shear wall hanya memikul sebesar 9,594% gaya seismik pada arah X dan 69,005% pada arah Y. Gedung ini aman dan tidak melebihi batas izin terhadap beban gempa rencana ditinjau dari drift, pengaruh P-Delta, kinerja batas layan dan kinerja batas ultimit. Hasil analisis pengecekan kapasitas elemen struktur atas yaitu balok, kolom, pelat lantai dan shear wall aman dan tidak perlu didesain ulang ditinjau dari persyaratan gaya dan geometri serta persyaratan kapasistas lentur, geser dan torsi.
Karakterisik Paving Block dengan Limbah Besi Tempa sebagai Agregat Tambahan dalam Agregat Halus Oktavianus Jeverson; Dewi Sulistyorini; M.Afif Shulhan; Ida Bagus Agung
RENOVASI : Rekayasa Dan Inovasi Teknik Sipil Vol 7 No 1 (2022): Volume 7. No.1 Februari 2022
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineer, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum struktur perkerasan jalan di Indonesia menggunakan perkerasan kaku (rigid pavement) dan perkerasan lentur (flexible pavement). Salah satu inovasi perkerasan untuk jalan bervolume kecil saat ini adalah pengembangan paving block. Menurut SNI 03-0691-1996, bata beton (paving block ) adalah suatu komposisi bahan bangunan yang dibuat dari campuran semen portland atau bahan perekat hidrolis sejenisnya, air dan agregat dengan atau tanpa bahan tambahan lainnya. Akan tetapi bahan yang digunakan dalam paving block bisa juga divariasikan dengan bahan lain. Di kabupaten Magelang terdapat industri pengrajin besi tempa dimana setiap harinya menghasilkan berton- ton limbah yang tentu saja mengganggu kesehatan lingkungan sekitar. Hal ini menjadi inovasi peneliti untuk memanfaatkan limbah ini sebagai tambahan dalam agregat halus pada perencanaan campuran paving block. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui mutu dari paving block dengan mensubstitusikan beberapa persen agregat halusnya dengan bahan lain. Penelitian dilakukan di laboratorium PT. Aneka Dharma Persada dan juga ditempat percetakan paving block. Jenis pengujian yang dilakukan adalah uji kuat tekan, daya serap air dan berat jenis paving block. Hasil dari pengujian tersebut adalah untuk uji kuat tekan variasi 1 ( 0%) ; 231,132 kg/cm2, variasi 2 (10%) ; 210,738 kg/cm2, variasi 3 (20%) ; 142,758 kg/cm2, dan variasi 4 (30%); 169,95 kg/cm2. Uji daya serap air hasilnya adalah variasi 1 (0%) : 7,48 %, variasi 2(10%) : 5 %, variasi 3(20%) : 7,7 %, dan variasi 4(30%) : 10,11 %. Sedangkan untuk uji berat jenis adalaah variasi 1 (0%) ; 1,87 gr/cm³, variasi 2 (10%) : 1,84 gr/cm³, variasi 3 (20%) : 1,84 gr/cm³, dan variasi 4 (30%) : 1,74 gr/cm³.