Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi dinamika tim audit dengan perspektif Role Conflict Theory. Data penelitian bersumber dari 25 artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan dengan topik dinamika tim audit dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan content analysis untuk menelaah pola hubungan dan makna konseptual dari berbagai hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi dinamika tim audit dapat diklasifikasikan ke dalam empat tipe konflik peran menurut Role Conflict Theory. Konflik Intersender dipengaruhi oleh Kompetensi, Pengalaman kerja, Independensi, Objektivitas, Integritas, Etika Profesi, dan Skeptisisme profesional, sementara Konflik Intrasender dipicu oleh Gaya Kepemimpinan, Komitmen profesional, Good Governance, Teknik Audit berbantuan Komputer, Budaya Kerja, dan norma tim audit, Konflik Person-Peran dipengaruhi oleh Motivasi, work-life balance, beban kerja, dan Inteligensi, sedangkan Konflik Antar Peran dibentuk oleh konflik dan ambiguitas peran, Gaya Komunikasi, Kepercayaan Tim, dan tingginya pergantian anggota. Secara keseluruhan, pengelolaan faktor-faktor ini melalui penanganan konflik peran berperan penting dalam membentuk dinamika tim audit yang sinergis, efektif, dan menghasilkan audit yang konsisten. Secara teoritis, penelitian ini memperluas penerapan Role Conflict Theory dalam konteks profesi audit. Secara praktis, temuan ini berguna bagi auditor karena memberikan panduan sistematis untuk mengenali dan mengelola sumber konflik peran serta tekanan kerja.