Andi Ratu Zaqhila
Universitas Negeri Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Audit Siklus Penjualan dan Penagihan dalam Mengidentifikasi Risiko Kecurangan (Fraud) Muh. Khairil Amri; Keisya Putri Salsabila; Andi Ratu Zaqhila; Fildzah Nur Aini R
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 3 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i3.1272

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran audit dalam mengidentifikasi risiko kecurangan pada siklus penjualan dan penagihan dengan menggunakan Fraud Triangle Theory (tekanan, kesempatan, dan rasionalisasi) sebagai kerangka analisis. Kajian ini menggunakan 10 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2015–2025 dan dianalisis melalui pendekatan Literature Review Content Analysis dengan tahapan identifikasi, evaluasi, dan sintesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audit memiliki fungsi penting dalam memitigasi potensi kecurangan dengan menekan ketiga elemen fraud. Audit yang efektif mampu menutup kesempatan kecurangan melalui penguatan pengendalian internal, verifikasi dokumen, dan pemantauan transaksi. Auditor juga dapat mengenali tekanan finansial maupun non-finansial yang memicu perilaku curang, serta melemahkan rasionalisasi melalui penerapan budaya kepatuhan dan pengawasan yang konsisten. Selain itu, penerapan Risk Based Internal Audit (RBIA) dan fraud risk assessment terbukti meningkatkan efektivitas audit dengan memfokuskan pemeriksaan pada area berisiko tinggi seperti gudang dan proses penagihan. Secara teoretis, penelitian ini menegaskan relevansi Fraud Triangle Theory dalam menjelaskan motivasi di balik tindakan kecurangan. Secara praktis, temuan ini menjadi acuan bagi auditor dan manajemen untuk merancang prosedur audit yang tidak hanya berorientasi pada kepatuhan, tetapi juga sensitif terhadap indikasi perilaku menyimpang guna mencegah kerugian perusahaan.
AUDIT DELAY DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA PADA PERUSAHAAN PUBLIK: LITERATUR REVIEW PERIODE 2020-2024 Muh. Khairil Amri; Keisya Putri Salsabila; Andi Ratu Zaqhila; Fildzah Nur Aini R; Fina Ruzika Zaimar
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.8804

Abstract

This study aims to review and synthesize recent research on audit delay and its influencing factors in public companies in Indonesia during the 2020–2024 period. Audit delay refers to the time lag between the end of a company’s fiscal year and the publication of its audited financial statements, which affects the timeliness and relevance of financial information. Using a Systematic Literature Review (SLR) approach, this study analyzed 15 selected articles obtained from Google Scholar and other academic databases. The review identified key determinants that consistently influence audit delay, including profitability, firm size, auditor opinion, solvency, reputation of the Public Accounting Firm (KAP), auditor switching, and corporate governance mechanisms. Profitability and auditor opinion were found to be the most dominant variables, where highly profitable firms tend to complete audits faster, while companies receiving non-unqualified opinions experience longer delays. The findings also indicate that external factors such as the COVID-19 pandemic contributed to extended audit completion times due to limited access and operational disruptions. This literature review emphasizes that audit delay is a multidimensional phenomenon influenced by both internal and external factors, highlighting the importance of improving corporate governance, internal control, and financial reporting systems to ensure timely and transparent audits.