Najih Alaika Abdullah
Universitas YPPI Rembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Kepuasan Kerja dan Motivasi Terhadap Kinerja Guru SMK Muhammadiyah Lasem Najih Alaika Abdullah; Muhammad Tahwin
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 3 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i3.1325

Abstract

Melakukan analisis dan pengujian terhadap hubungan secara empiris. keterkaitan antara pola kepemimpinan tingkat kepuasan terhadap pekerjaan motivasi kerja dengan prestasi kerja pengajar di SMK Muhammadiyah Lasem. Pendekatan penelitian Melakukan penelitian kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner sebagai instrumen utama. Data yang digunakan berasal dari sumber primer yang dikumpulkan langsung. responden, yaitu guru SMK Muhammadiyah Lasem, melalui pendistribusian kuesioner secara langsung. Seluruh guru yang berjumlah 30 orang dijadikan sebagai populasi penelitian, sekaligus sebagai sampel, dengan menerapkan teknik Sampel lengkap mengingat populasi yang terbatas. Untuk menganalisis dampak variabel Penelitian ini dirancang untuk tidak dipengaruhi oleh variabel dependen menerapkan metode regresi linear ganda Pencapaian analisis memperlihatkan bahwa kepemimpinan berkontribusi secara positif dan Mempengaruhi kinerja guru secara nyata, sementara kepuasan kerja menunjukkan pengaruh Memberikan pengaruh yang bersifat positif tetapi tidak mencapai tingkat signifikansi.. Sementara itu, motivasi kerja justru memperlihatkan dampak negatif yang tidak signifikan memiliki pengaruh nyata Dalam kaitannya dengan kinerja guru, pencapaian pengujian koefisien determinasi menunjukkan, dengan nilai adjusted R square sebesar 0,479 mengindikasikan bahwa kombinasi variabel Gaya kepemimpinan, kepuasan kerja, dan motivasi menjelaskan 47,9 persen variasi kinerja guru, sementara 52,1 persen.