Maulida Nurul Innayah
a:1:{s:5:"en_US";s:35:"Universitas Muhammadiyah Purwokerto";}

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Nilai Perusahaan Melalui Profitabilitas, Struktur Modal, Dan Keputusan Investasi: Peran Moderasi Kepemilikan Institusional Dian Larasati; Maulida Nurul Innayah; Naelati Tubastuvi; Nawalin Nazah
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 3 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i3.1332

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh profitabilitas, struktur modal, dan keputusan investasi terhadap nilai perusahaan, dengan kepemilikan institusional sebagai variabel moderasi pada sektor healthcare yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia peiode 2020-2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal dan data panel tidak seimbang yang mencakup 121 observasi dari 29 perusahaan, melalui teknik purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel dan uji moderasi melalui perangkat lunak STATA 17. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas, struktur modal, dan keputusan investasi berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, dengan keputusan investasi memberikan pengaruh terbesar. Sementara itu, kepemilikan institusional tidak berpengaruh langsung terhadap nilai perusahaan. Temuan moderasi menunjukkan bahwa kepemilikan institusional memperlemah pengaruh profitabilitas dan keputusan investasi terhadap nilai perusahaan, serta tidak mampu memperkuat hubungan antara struktur modal dengan nilai perusahaan. Penelitian ini memiliki keterbatasan pada cakupan sektor yang berfokus pada industri healthcare dan pada penggunaan variabel tata kelola yang direpresentasikan oleh kepemilikan institusional. Implikasi temuan menemukan bahwa efektivitas kepemilikan institusional sebagai mekanisme monitoring tidak selalu optimal. Kebaruan penelitian terletak pada integrasi variabel keuangan dan tata kelola dalam model moderasi pada sektor healthcare.