Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Business Intelligence Menggunakan Tableau untuk Analisis Harga Beras di Indonesia Muhamad Rizki; Tesar Adi Nugroho; Muhammad Septian Bimantara; Muhamad Ihsan Ahsari
Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi Januari-Maret
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beras merupakan komoditas pangan strategis di Indonesia yang berpengaruh terhadap stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan nasional. Dalam beberapa tahun terakhir, harga beras menunjukkan kecenderungan meningkat seiring perubahan kondisi produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Business Intelligence dalam menganalisis harga beras di Indonesia periode 2021–2024. Metode penelitian menggunakan data sekunder yang diolah melalui proses integrasi data, visualisasi, dan pengembangan dashboard interaktif. Data yang dianalisis meliputi harga beras rata-rata, produksi padi menjadi beras, rasio permintaan terhadap produksi, serta faktor penyebab penurunan produksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya tren kenaikan harga beras yang diikuti penurunan produksi dan peningkatan rasio permintaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penurunan produksi, terutama akibat alih fungsi lahan, berpengaruh signifikan terhadap kenaikan harga beras. Studi ini berkontribusi sebagai alat pendukung keputusan berbasis data bagi perumusan kebijakan pangan.
Penerapan Business Intelligence untuk Menganalisis Dampak Pertumbuhan Penduduk terhadap Tingkat Pengangguran di Provinsi Jawa Barat Muhammad Alief Rukmana; Fahri Mahesa Setiawan; Sheva Dzaki Fadhlullah; Muhamad Ihsan Ahsari
Jurnal Akuntansi dan Sistem Informasi Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi Januari-Maret
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Jawa Barat sebagai wilayah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia menghadapi permasalahan ketenagakerjaan yang kompleks. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak pertumbuhan penduduk terhadap tingkat pengangguran di Provinsi Jawa Barat melalui pendekatan Business Intelligence dan visualisasi data periode 2021–2023. Hasil analisis menunjukkan adanya ketimpangan persebaran penduduk antar kabupaten/kota dengan konsentrasi tinggi di wilayah Bogor, Bandung, dan Bekasi. Pertumbuhan penduduk yang relatif tinggi berkontribusi terhadap meningkatnya tekanan pada pasar tenaga kerja, ditandai oleh ketidakseimbangan antara jumlah pencari kerja dan lowongan kerja pada 2021–2022. Pada 2023, kondisi ketenagakerjaan menunjukkan perbaikan dengan meningkatnya jumlah lowongan kerja, terutama di kawasan industri. Meskipun tingkat pengangguran terbuka cenderung menurun, kesenjangan antar wilayah masih terjadi. Temuan ini menegaskan perlunya kebijakan terintegrasi dalam pengendalian penduduk dan penciptaan lapangan kerja.