Muhammad Andrean Maulana Ishaq
Institut Ahmad Dahlan Probolinggo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Mahar Pernikahan Islam Perspektif Maqāṣid al-Syarī‘ah dan Manhaj Tarjih Muhammadiyah Nabila Putri Islami; Fifin Lailiyatul Mukarromah; Dwi heryanti; Muhammad Sholeh Mustofa; Muhammad Andrean Maulana Ishaq; Muhammad Nabat Ardli
Makkah: Journal Of Islamic Studies Vol. 1 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Makkah: Journal Of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pandangan Manhaj Tarjih Muhammadiyah tentang praktik mahar dalam pernikahan dengan pendekatan teologis-normatif berbasis maqāṣid al-syarī‘ah. Dalam Islam, mahar adalah syarat sah pernikahan sekaligus bentuk penghormatan kepada perempuan. Namun, praktik di masyarakat sering menjadikannya beban sosial akibat tuntutan budaya dan nilai materialistik. Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih menekankan mahar yang sederhana, tidak memberatkan, dan bebas dari kesan pamer. Metode penelitian menggunakan studi pustaka terhadap Al-Qur’an, hadis sahih, fatwa Majelis Tarjih, pandangan mazhab fikih, serta praktik sosial di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan tarjih Muhammadiyah bersifat kontekstual dan solutif, di mana bentuk dan nominal mahar diserahkan pada kesepakatan kedua belah pihak dengan prinsip kerelaan, keadilan, dan maslahat. Mahar dapat berupa barang, uang, jasa, atau hafalan Al-Qur’an. Pendekatan ini diharapkan menjadi solusi atas mahalnya mahar yang menghambat pernikahan, serta memperkaya kajian hukum keluarga Islam kontempor