Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FUNGSI,KATEGORI, DAN PERAN PRONOMINA PERSONA BAHASA MUNA DIALEK KAMBOWA Erni
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 1 No. 2 (2016): Jurnal Bastra Edisi April 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelangi oleh peranan penting bahasa dalam kehidupan manusia, karena bahasa sebagai alat untuk berinteraksi dan berkomunikasi dalam daerah harus dijaga dan dilestarikan karena bahasa daerah adalah salah satu unsur kebudayaan nasional. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kata ganti : fungsi kategori peran pronomina bahasa Muna dialek Kambowa. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research). Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Data yang digunakan adalah data lisan. Sumber data adalah bahasa Muna dialek Kambowa yang dituturkan penutur asli bahasa Kambowa masyarakat kambowa yang dipilih sebagai informan. Metode pengumpulan data adalah cakap dan simak. Teknik pengumpulan data adalah rekam, catat, intropeksi, dan elisitasi. Teknik analisis data dengan menggunakan metode pilah unsur dan distribusional melalui tahapan identifikasi dan klasifikasi. Hasil penelitian disimpulkan bahwa pronomina persona pertama tunggal yakni inoi, noi, ae-, dan ku. pronomina pertama jamak yakni insami, -mami, intano, dan nto. pronomina kedua tunggal yakni induthu, ko, dan o-, -o. Pronomina persona kedua jamak insimiu, ngkomiu-, -ngkomiu, dan Kobhari-bharing ngkomiu. pronomina persona ketiga tunggal Anoa, no-, -no, dan –e. pronomina persona ketiga jamak Andoa.
Developing Entrepreneurial Spirit Through the Utilization of Solid Aluminum Workshop Waste into Economically Valuable Flower Pot Shelf Interior Products Muhammad Juwantho Lewa; Ilhamurahman Hubaib; Ibnu Zalkhi; Alya Noviyanti; Indriani; Ailah Azurah Meisarah; Erni; Muh Dion Al Fariq; Nirma Naudina; Hikmawati
Indonesian Journal of Social Issues Vol. 1 No. 1 (2026): January, Social Issues and Public Research
Publisher : CV. Scholar Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66052/ijosim.v1i1.1003

Abstract

Inorganic waste in the form of aluminum bar scraps and broken glass generated by small-scale industries in Kendari City is generally underutilized and often ends up in landfills. This condition has the potential to increase environmental burdens because both materials are difficult to decompose naturally. This study aims to describe the utilization process of aluminum and glass waste through an upcycling technique to produce an interior product in the form of a flower pot rack measuring 75 × 25 × 25 cm. The method employed includes waste collection and sorting, product design, material cutting and assembly, and final product evaluation. The results indicate that aluminum and glass waste can be transformed into a functional, aesthetic, and corrosion-resistant product with an additional material cost of approximately IDR 15,000. The resulting product not only serves as a useful interior element but also provides added economic value compared to the original waste materials. The application of upcycling techniques contributes to reducing the volume of inorganic waste while creating opportunities for the development of creative businesses based on recycled materials within the local MSME sector. Therefore, converting aluminum and glass waste into flower pot racks can serve as an alternative solution for sustainable and economically valuable waste management.