Fitri Amalia
Universitas Muhammadiyah Jember

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SLANG KALANGAN REMAJA PECINTA KOREA DALAM KOMUNITAS BTS FANBASE INDONESIA DI JEJARING SOSIAL TWITTER Evi Cahyati; Fitri Amalia; Agus Milu Susetyo
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v10i2.899

Abstract

Slang is informal, non-standard or unofficial language, which is seasonal, which is used for the internal needs of a particular social group with the intention of not being understood by people who are not members of that group. The aim of this research is to describe the form of slang among Korean-loving teenagers on the Twitter social network. This research uses language research methods, namely qualitative. This research data is in the form of speech in the BTS Fanbase Indonesia community which is classified according to the problem formulation created, namely regarding the form of slang language variations. The source of data obtained from this research comes from the stories of teenagers who love Korea in the BTS Fanbase Indonesia community on the Twitter social network. The data collection technique in this research is documentation in the form of listening techniques and note-taking techniques. The data collection instrument that researchers will use in this research is the researcher himself. In this research, the intralingual equivalent method is used, namely a method that refers to the meaning of elements in the language. In this case, data analysis is presented by describing the forms of slang variations used in the speech of Korean-loving teenagers on the Twitter social network
`DINAMIKA KONFLIK DALAM STRUKTUR NARATIF PADA NOVEL CANTIK ITU LUKA KARYA EKA KURNIAWAN Dea Restu Pramudita; Dzarna; Eka Nova Ali Vardani; Fitri Amalia
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 21 No 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/20mwsk17

Abstract

Penelitian ini membahas tentang dinamika konflik yang ada dalam struktur naratif pada novel Eka Kurniawan yang berjudul Cantik Itu Luka. Novel ini menggabungkan realisme magis dengan sejarah Indonesia, menggambarkan berbagai peristiwa sosial dan politik dalam kehidupan tokoh-tokohnya. Komponen utama cerita ini adalah konflik, baik internal maupun eksternal, yang menunjukkan pergulatan emosi dan moral para tokoh. Menurut Elok dkk. (2019) Emosi merupakan salah satu bentuk dari keadaan atau perasaan yang menggambarkan seseorang mengalami berbagai macam peristiwa. Untuk mempelajari pola konflik dan bagaimana konflik memengaruhi alur cerita, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif naratif. Konflik internal, seperti trauma Dewi Ayu, memberikan kedalaman psikologis kepada karakter. Sebaliknya, konflik eksternal, seperti perseteruan Dewi Ayu dengan Komandan Kamp, menunjukkan perjuangan karakter terhadap kekuatan luar yang menindas. Selain itu, penelitian ini membahas bagaimana konflik dijelaskan melalui pendekatan naratif. Fokalisasi internal memungkinkan pemahaman yang lebih mendalam tentang pikiran dan perasaan karakter, seperti yang terlihat dalam doa Dewi Ayu yang meminta anaknya dilahirkan dalam keadaan buruk untuk melindunginya dari kesulitan. Dinamika hubungan antar tokoh dan lingkungan sosial mereka juga digambarkan melalui pendekatan dialog langsung dan sudut pandang orang ketiga serba tahu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa struktur naratif novel menggabungkan konflik internal dan eksternal secara teratur, menciptakan alur cerita yang kompleks dan mendalam. Konflik internal, seperti dilema moral dan ketakutan tokoh, sering kali menentukan pemahaman tentang motivasi mereka. Konflik eksternal, di sisi lain, menghubungkan tokoh dengan masalah sosial dan politik yang lebih luas, memberikan konteks historis yang mendukung tema-tema novel. Oleh karena itu, Cantik Itu Luka mencerminkan sejarah, masyarakat, dan realitas sosial Indonesia. Penelitian ini juga membantu penelitian sastra, terutama tentang cara konflik dapat digunakan untuk membuat narasi yang kompleks. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa teknik naratif tidak hanya berfungsi sebagai cara untuk bercerita, tetapi juga sebagai cara untuk mengungkapkan dinamika sosial dan kedalaman psikologis yang memengaruhi tokoh. Penelitian ini menawarkan cara baru untuk melihat struktur naratif novel Indonesia..