Penelitian ini membahas tentang dinamika konflik yang ada dalam struktur naratif pada novel Eka Kurniawan yang berjudul Cantik Itu Luka. Novel ini menggabungkan realisme magis dengan sejarah Indonesia, menggambarkan berbagai peristiwa sosial dan politik dalam kehidupan tokoh-tokohnya. Komponen utama cerita ini adalah konflik, baik internal maupun eksternal, yang menunjukkan pergulatan emosi dan moral para tokoh. Menurut Elok dkk. (2019) Emosi merupakan salah satu bentuk dari keadaan atau perasaan yang menggambarkan seseorang mengalami berbagai macam peristiwa. Untuk mempelajari pola konflik dan bagaimana konflik memengaruhi alur cerita, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif naratif. Konflik internal, seperti trauma Dewi Ayu, memberikan kedalaman psikologis kepada karakter. Sebaliknya, konflik eksternal, seperti perseteruan Dewi Ayu dengan Komandan Kamp, menunjukkan perjuangan karakter terhadap kekuatan luar yang menindas. Selain itu, penelitian ini membahas bagaimana konflik dijelaskan melalui pendekatan naratif. Fokalisasi internal memungkinkan pemahaman yang lebih mendalam tentang pikiran dan perasaan karakter, seperti yang terlihat dalam doa Dewi Ayu yang meminta anaknya dilahirkan dalam keadaan buruk untuk melindunginya dari kesulitan. Dinamika hubungan antar tokoh dan lingkungan sosial mereka juga digambarkan melalui pendekatan dialog langsung dan sudut pandang orang ketiga serba tahu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa struktur naratif novel menggabungkan konflik internal dan eksternal secara teratur, menciptakan alur cerita yang kompleks dan mendalam. Konflik internal, seperti dilema moral dan ketakutan tokoh, sering kali menentukan pemahaman tentang motivasi mereka. Konflik eksternal, di sisi lain, menghubungkan tokoh dengan masalah sosial dan politik yang lebih luas, memberikan konteks historis yang mendukung tema-tema novel. Oleh karena itu, Cantik Itu Luka mencerminkan sejarah, masyarakat, dan realitas sosial Indonesia. Penelitian ini juga membantu penelitian sastra, terutama tentang cara konflik dapat digunakan untuk membuat narasi yang kompleks. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa teknik naratif tidak hanya berfungsi sebagai cara untuk bercerita, tetapi juga sebagai cara untuk mengungkapkan dinamika sosial dan kedalaman psikologis yang memengaruhi tokoh. Penelitian ini menawarkan cara baru untuk melihat struktur naratif novel Indonesia..
Copyrights © 2025