Feby Rani Sokawati
Universitas Veteran Bangun Nusantara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENGGALI KONFLIK BATIN TOKOH TANIA PADA NOVEL “DAUN YANG JATUH TAK PERNAH MEMBENCI ANGIN” KARYA TERE LIYE UNTUK MENINGKATKAN MORALITAS Duwi Rahayu Ningsih; Dianita Siti Lestari; Feby Rani Sokawati; Titik Sudiatmi
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 10 No. 4 (2025): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v10i4.1241

Abstract

This article discusses the inner conflicts of the main character in a novel by Tere Liye entitled Fallen Leaves Never Hate the Wind. The aim of this research is to analyze the inner conflicts experienced by Tania, who is the main character, as well as the factors that cause the conflicts experienced. The method used in this research is descriptive qualitative. The approach used in this analysis is literary psychology. The results of this research show that people experience various types of inner conflict, namely love, anger, doubt, sadness and guilt. Each of these conflicts is triggered by situations experienced by the main character, such as the uncertainty of unrequited love and the loss of his mother. This research also found that Tania's inner conflict had a significant impact on her mental health, causing feelings of jealousy, deep sadness and anxiety. The conclusion of this research confirms that the inner conflict experienced by Tania reflects complex and universal emotional challenges. Tania's experience as the main character gives readers insight into the importance of understanding and accepting feelings in facing life's difficulties.
ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA GAUL DALAM MEDIA SOSIAL TIKTOK Feby Rani Sokawati; Afrida Kusuma Wardani; Duwi Rahayu Ningsih; Sri Wahono Saptomo
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.13825

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan bentuk dan makna bahasa gaul dalam media sosial TikTok. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data utama dalam penelitian ini adalah konten TikTok dan kolom komentarnya selama periode Oktober 2024. Data yang dikumpulkan berupa data tertulis yang terdapat dalam konten maupun komentar TikTok, yang kemudian akan disajikan dalam bentuk hasil tangkapan layar (screenshot). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik non-interaktif. Teknik analisis data yaitu dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa banyak akronim dan singkatan baru muncul dari interaksi pengguna di platform ini, mencerminkan kreativitas dan kecepatan komunikasi di kalangan remaja. Dengan adanya media sosial seperti TikTok, penyebaran bahasa gaul menjadi lebih mudah dan cepat. Aplikasi ini tidak hanya menyediakan platform untuk berbagi konten kreatif tetapi juga berfungsi sebagai sarana bagi remaja untuk mengekspresikan diri menggunakan istilah-istilah baru.Kata Kunci: Bahasa Gaul, Media Sosial, TikTok