Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Debt To Asset Ratio Terhadap Earning Per Share Pada Jakarta Islamic Indexs (JII) Periode 2013-2022 Syahbudin Rahman; Dayat Hidayat; Mumad Nurjaman
Astina: Jurnal Ekonomi Utama Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Ekonomi Utama (Juria)
Publisher : CV. Astina Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55903/juria.v3i2.205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh debt to asset ratio terhadap earning per share pada Jakarta Islamic Indexs (JII), Tbk Periode 2013-2022. Metode yang digunakan adalah explanatory research. Teknik analisis menggunakan analisis statistik dengan pengujian regresi, korelasi, determinasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini variabel debt to asset ratio diperoleh nilai rata-rata sebesar 13,18%. Variabel earning per share diperoleh nilai rata-rata 761,300. debt to asset ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap earning per share dengan nilai persamaan regresi Y = 436,620 + 24,634X, dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,710 aartinya kedua variable memiliki tingkat hubungan yang kuat dengan nilai koefisien determinasi sebesar 50,4% serta uji hipotesis diperoleh nilai t hitung > t tabel atau (2,849 > 2,306) dan juga diperkuat dengan nilai signifikansi sebesar 0,021 < 0,05.
Dimensi Etika dan Spiritual dalam Konsep Harta Islam serta Relevansinya terhadap Krisis Ketimpangan Ekonomi di Indonesia Nurjaman, Mumad
Equality: Journal of Islamic Law (EJIL) Vol. 4 No. 1 (2026): Equality: Journal of Islamic Law (EJIL)
Publisher : Islamic Law Doctoral Study Programme, Postgraduate UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ejil.v4i1.1976

Abstract

Krisis ketimpangan ekonomi di Indonesia menunjukkan kecenderungan meningkatnya konsentrasi kekayaan pada kelompok tertentu, sementara sebagian besar masyarakat masih menghadapi keterbatasan akses terhadap sumber daya ekonomi. Hal ini menimbulkan pertanyaan mendasar mengenai relevansi konsep harta dalam Islam yang tidak hanya bersifat material, tetapi juga etis dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dimensi etika dan spiritual dalam konsep harta Islam berdasarkan Al-Qur’an, hadis, dan literatur fikih, serta mengkaji relevansinya terhadap problem ketimpangan ekonomi di Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan normatif berbasis studi kepustakaan dan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Islam harta dipandang sebagai amanah, sarana ibadah, dan instrumen distribusi keadilan sosial melalui mekanisme zakat, infak, sedekah, dan larangan penumpukan harta. Kebaruan penelitian ini menawarkan rekonstruksi konseptual harta sebagai instrumen transformasi sosial yang tidak hanya dipahami dalam kerangka kepemilikan individual, tetapi sebagai mekanisme normatif untuk membangun keadilan distributif dan keseimbangan sosial. Kontribusi penelitian ini diharapkan menjadi rumusan kerangka normatif yang dapat menjadi dasar kebijakan ekonomi berbasis nilai keadilan distributif dalam perspektif Islam.