Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Partisipatif terhadap Kinerja dan Profesionalisme dalam Konteks Pendidikan dan Organisasi Dafis Luqqy Muzakky; Nunuk Hariyati; Suryanti
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (April–Mei 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i1.891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah berbagai hasil studi mengenai pengaruh gaya kepemimpinan partisipatif terhadap kinerja pegawai, profesionalisme guru, serta implementasi manajemen strategik di lembaga pendidikan dan organisasi. Melalui metode studi literatur terhadap 10 artikel ilmiah, ditemukan bahwa kepemimpinan partisipatif berkontribusi positif terhadap peningkatan efektivitas kerja, kepuasan kerja, loyalitas, serta motivasi kerja pegawai. Penelitian ini juga membandingkan pendekatan kepemimpinan dalam konteks sekolah, madrasah, dan pesantren serta organisasi publik lainnya.
Menjaga Loyalitas Guru: Peran Budaya Sekolah dan Religiusitas dalam Retensi Tenaga Pendidik Andika Setyobudi; Nunuk Hariyati; Yatim Riyanto
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (April–Mei 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i1.892

Abstract

Retensi guru adalah masalah kritis di sektor pendidikan, terkait erat dengan dinamika organisasi dan nilai-nilai individu. Tinjauan ini mengeksplorasi peran budaya organisasi sekolah dan religiusitas guru dalam meningkatkan loyalitas guru dan mengurangi niat pergantian. Temuan empiris menunjukkan bahwa budaya organisasi yang kuat dan positif secara signifikan menurunkan niat untuk pergi, meningkatkan kepuasan kerja, dan memperkuat komitmen kerja. Demikian pula, tingkat religiusitas yang tinggi di antara guru berkontribusi pada kepuasan kerja yang lebih besar, motivasi intrinsik, dan perilaku yang bertanggung jawab dengan membingkai profesi guru sebagai tugas moral dan spiritual. Kepuasan kerja diidentifikasi sebagai faktor mediasi utama yang menghubungkan budaya organisasi dan religiusitas dengan retensi guru. Tinjauan ini menyoroti pentingnya strategis menumbuhkan budaya sekolah berbasis nilai dan mengintegrasikan dimensi spiritual untuk mempertahankan keterlibatan guru dan komitmen jangka panjang terhadap profesi.