Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam kehidupan manusia yang sering kali diabaikan, meskipun dampaknya besar terhadap kualitas hidup. Artikel ini merupakan kajian literatur yang membahas zikir sebagai terapi psiko-spiritual dalam pengelolaan kesehatan mental umat Muslim dengan pendekatan holistik, yang mengintegrasikan dimensi spiritual dan psikologis. Zikir, sebagai praktik pengingat Allah, diyakini tidak hanya memberikan manfaat spiritual tetapi juga terapeutik, meredakan kecemasan, stres, dan meningkatkan keseimbangan emosional. Kajian ini mengulas berbagai literatur yang menunjukkan bahwa zikir dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis dan fisik, dengan meningkatkan variabilitas detak jantung dan meredakan gangguan mental. Pendekatan holistik ini memandang individu sebagai kesatuan tubuh, pikiran, dan jiwa yang saling terhubung. Selain itu, praktik zikir berjamaah juga terbukti memberikan dampak positif dalam memperkuat hubungan sosial antar individu, yang berkontribusi pada kesehatan mental. Zikir berjamaah tidak hanya memperdalam kedekatan spiritual dengan Tuhan, tetapi juga meningkatkan solidaritas sosial yang penting dalam pengelolaan stres dan gangguan mental. Dengan demikian, zikir sebagai terapi psiko-spiritual menawarkan solusi yang komprehensif dalam pengelolaan kesehatan mental umat Muslim, mengintegrasikan dimensi spiritual, emosional, dan sosial