Balia Dwiki Yusuf Fachriza
Program Studi Teknologi Industri, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Konsentrasi Natrium Hidroksida terhadap Karakteristik Selulosa Mikrobia dari SCOBY Balia Dwiki Yusuf Fachriza; I Wayan Arnata; Luh Putu Wrasiati
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 9 No. 1 (2024): April
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA/2024.v09.i01.p03

Abstract

Selulosa mikrobia adalah selulosa yang dihasilkan dari proses fermentasi dengan melibatkan bakteri dan yeast, memiliki potensi yang besar sebagai bahan baku alternatif pengganti serat sintetis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh NaOH terhadap karakteristik selulosa mikrobia dan menentukan konsentrasi NaOH yang menghasilkan karakteristik selulosa mikrobia terbaik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan perlakuan variasi konsentrasi NaOH yang terdiri dari 6 taraf yaitu (0%; 5%; 10%; 15%; 20%; 25% b/v). Masing-masing perlakuan dikelompokkan menjadi 3 berdasarkan waktu pembuatan selulosa mikrobia sehingga diperoleh 18 unit percobaan. Variabel yang diamati yaitu ketebalan, kuat tarik, perpanjangan saat putus, elastisitas, dan pengembangan tebal. Data yang diperoleh dianalisis keragamannya dan dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi NaOH berpengaruh nyata terhadap terhadap nilai kuat tarik, perpanjangan saat putus (elongation at break), elastisitas dan pengembangan tebal (swelling), namun berpengaruh tidak nyata terhadap ketebalan selulosa mikrobia. Konsentrasi NaOH 15% (b/v) menghasilkan karakteristik selulosa mikrobia terbaik dengan nilai kuat tarik 39,63±1,33 Mpa; perpanjangan saat putus yaitu 6,43±0,35%; elastisitas 607,98±26,26 Mpa dan pengembangan tebal yaitu 126,19±2,06%.