Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Gaya Hidup dan Tren Fashion terhadap Keputusan Pembelian Produk Imitasi Sepatu: Perspektif Bisnis Islam Sapta Eryanto; Fatih Fuadi; Weny Rosilawati
Adzkiya : Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah Vol 14 No 1 (2026): Adzkiya: Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Meto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/07q4p297

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya fenomena konsumsi produk imitasi sepatu di kalangan mahasiswa yang dipengaruhi oleh gaya hidup konsumtif dan perkembangan tren fashion, khususnya melalui media sosial. Kondisi ini menimbulkan dilema antara keinginan mengikuti tren dengan keterbatasan ekonomi, serta memunculkan persoalan etika dalam perspektif bisnis Islam. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh gaya hidup dan tren fashion terhadap keputusan pembelian produk imitasi sepatu, baik secara parsial maupun simultan, serta meninjau fenomena tersebut dalam perspektif bisnis Islam. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksplanatori melalui survei terhadap 350 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Intan Lampung. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup dan tren fashion berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk imitasi, dengan tren fashion sebagai faktor dominan. Secara simultan, kedua variabel menjelaskan 74,3% variasi keputusan pembelian. Selain itu, ditemukan adanya cognitive dissonance, yaitu ketidaksesuaian antara pemahaman prinsip ekonomi Islam dengan praktik konsumsi mahasiswa. Temuan ini menunjukkan perlunya penguatan edukasi dan alternatif produk sesuai prinsip syariah untuk mendorong perilaku konsumsi yang lebih etis.
Pengaruh Gaya Hidup dan Tren Fashion terhadap Keputusan Pembelian Produk Imitasi Sepatu: Perspektif Bisnis Islam Sapta Eryanto; Fatih Fuadi; Weny Rosilawati
Adzkiya : Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah Vol 14 No 1 (2026): Adzkiya: Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Meto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/07q4p297

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya fenomena konsumsi produk imitasi sepatu di kalangan mahasiswa yang dipengaruhi oleh gaya hidup konsumtif dan perkembangan tren fashion, khususnya melalui media sosial. Kondisi ini menimbulkan dilema antara keinginan mengikuti tren dengan keterbatasan ekonomi, serta memunculkan persoalan etika dalam perspektif bisnis Islam. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh gaya hidup dan tren fashion terhadap keputusan pembelian produk imitasi sepatu, baik secara parsial maupun simultan, serta meninjau fenomena tersebut dalam perspektif bisnis Islam. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksplanatori melalui survei terhadap 350 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Intan Lampung. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup dan tren fashion berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk imitasi, dengan tren fashion sebagai faktor dominan. Secara simultan, kedua variabel menjelaskan 74,3% variasi keputusan pembelian. Selain itu, ditemukan adanya cognitive dissonance, yaitu ketidaksesuaian antara pemahaman prinsip ekonomi Islam dengan praktik konsumsi mahasiswa. Temuan ini menunjukkan perlunya penguatan edukasi dan alternatif produk sesuai prinsip syariah untuk mendorong perilaku konsumsi yang lebih etis.
Productive Waqf as a Sustainable Model Integrating Islamic Finance, Investment, and ESG Principles Riyan Damara Putra; Syamsul Hilal; Fatih Fuadi; Hotman
Jurnal Riset Perbankan Syariah Volume 5, No. 1, Juli 2026, Jurnal Riset Perbankan Syariah (JRPS)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrps.v5i1.10357

Abstract

This study examines productive waqf as an ESG-based Islamic finance model by integrating Islamic social finance, sharia-compliant investment, and sustainability-oriented governance. Although waqf has historically supported public welfare, many waqf assets remain underutilized because they are still managed through passive and charity-oriented approaches. Using a qualitative design, this study conducts a systematic literature review of Scopus-indexed publications, supported by thematic synthesis and conceptual modeling. The analysis identifies five interconnected dimensions that determine the effectiveness of productive waqf: governance, investment mechanisms, social impact orientation, sustainability integration, and institutional performance. The findings show that governance strengthens accountability, transparency, and institutional trust, while sharia-compliant investment mechanisms transform waqf assets into sustainable financial resources. ESG integration further enhances productive waqf by aligning economic activities with ethical, social, and environmental objectives. This study contributes to Islamic economics and sustainable finance literature by proposing a systems-based framework that positions productive waqf as a strategic model for generating long-term financial, social, and environmental value.
TRANSFORMASI DIGITAL PADA LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH: ANALISIS IMPLEMENTASI, TANTANGAN, DAN STRATEGI PENGEMBANGAN BMT DI INDONESIA Riyan Damara Putra; Shalahudin Habibullah; Fatih Fuadi
NATUJA: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 5 No. 1 (2025): November (2025)
Publisher : Department of Sharia Economics, Faculty of Islamic Economics and Business, Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69552/4h9v5v23

Abstract

Digital transformation in Islamic microfinance institutions, particularly Baitul Maal wat Tamwil (BMT), has become a strategic approach to expanding digital financial inclusion while improving the operational efficiency of community-based financial institutions. This study aims to examine the implementation of digital transformation in Indonesian BMTs, identify key challenges, and formulate development strategies aligned with Islamic principles. A Systematic Literature Review (SLR) was employed by analyzing peer-reviewed journal articles, institutional reports, and policy publications issued between 2020 and 2025. The findings indicate that BMTs with adequate asset capacity and governance structures are more prepared to adopt digital technologies comprehensively, particularly in transaction services, financing processes, and financial reporting. Digitalization initiatives in selected BMTs have demonstrated measurable improvements in operational efficiency and service outreach. Nevertheless, most BMTs remain at basic to intermediate stages of digital adoption due to infrastructure constraints, limited digital literacy among human resources, and regulatory complexity. This study emphasizes that BMT digital transformation should be implemented gradually, contextually, and in accordance with Islamic values, supported by collaboration with the Islamic fintech ecosystem and regulatory policy frameworks.