Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Integration and Innovation of Information Technology in Revolutionary Educational Strategies in the Digital Era Muhammad Rinov Cuhanazriansyah; Boedy Irhadtanto; Ratih Tantriasari; Tirza Ananda Yulia Putri
Proceeding International Conference on Digital Education and Social Science Vol. 2 No. 1 (2024): Proceeding International Conference on Digital Education and Social Science 202
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah (APPI) PT PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/icdess.v2i1.84

Abstract

This study aims to explore the integration and innovation of information technology within educational strategies in the digital era, focusing on its impact on student engagement and the challenges encountered during implementation. A mixed-methods approach was employed, combining quantitative surveys and qualitative interviews. Quantitative data were collected from 35 students and 10 faculty members, while qualitative data were obtained through in-depth interviews with 15 students and 5 faculty members. The findings reveal that 80% of respondents use technology in their learning almost daily, and 79% believe that technology is highly effective in enhancing their understanding of the material. Additionally, 83% of respondents feel more engaged when utilizing technology. However, barriers such as limited internet access (45%) and inadequate devices (33%) remain significant challenges. The conclusion of this research emphasizes that, although the integration of technology in education offers numerous benefits, existing challenges must be addressed to maximize the potential of technology in improving educational quality. Recommendations for decision-makers include enhancing technological infrastructure and providing training for educators to optimize the use of technology in the learning process. This study is expected to provide insights for the development of more effective and innovative educational strategies in the digital era.
Transformasi Digital Layanan Akademik Melalui Sistem Informasi Pengajuan Tugas Akhir Online Berbasis Design Science Research Muhammad Rinov Cuhanazriansyah; Marlina Yuliyanti; Ahmad Aniko Misbakhul Umam; Ayu Miftakhatul Awaliyah
Intellect : Indonesian Journal of Learning and Technological Innovation Vol. 4 No. 02 (2025): Intellect : Indonesian Journal of Learning and Technological Innovation
Publisher : Yayasan Lembaga Studi Makwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57255/intellect.v4i02.1487

Abstract

The need for increased efficiency, transparency, and quality of academic services is one of the main implications of digital transformation in higher education. This study aims to develop and implement an Online Final Project Submission Information System (SIM Skripsi) as part of efforts to transform digital academic services at IKIP PGRI Bojonegoro. The approach used is Design Science Research (DSR), which includes the stages of problem identification, system design and implementation, and artefact evaluation. The system was developed using Laravel and MySQL with a modular architecture based on microservices and Docker, then tested through trials involving students, supervisors, and academic administration staff. The results of the study show that the implementation of SIM Skripsi significantly accelerated the final project submission process, with an average duration reduction from 7–8 working days to 1–2 working days. The level of user satisfaction, measured using the System Usability Scale (SUS), obtained an average score of 82.4, which is classified as very good, while the system reliability level reached 97.8 per cent. These findings indicate that the Thesis Management System is capable of supporting academic administration efficiency, increasing user acceptance, and strengthening the transparency of the service process. Considering the readiness of technological infrastructure, institutional policy support, and human resource capacity, this system has the potential to be adapted and implemented in other higher education institutions with comparable characteristics. Abstrak Kebutuhan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kualitas layanan akademik merupakan hasil dari transformasi digital di lingkungan pendidikan tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan mengimplementasikan Sistem Informasi Pengajuan Tugas Akhir Online (SIM Skripsi) sebagai bagian dari transformasi akademik digital di IKIP PGRI Bojonegoro. Metodologi yang digunakan adalah Design Science Research (DSR), yang meliputi identifikasi masalah, implementasi sistem menggunakan Laravel dan MySQL, arsitektur sistem berbasis microservices dan Docker, serta evaluasi melalui uji coba kepada mahasiswa, dosen, dan staf administrasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa durasi proses pembelajaran tugas akhir berkurang secara signifikan dari rata-rata 7-8 hari menjadi 1-2 hari. Berdasarkan Skala Usability Sistem (SUS), kepuasan pengguna mencapai skor rata-rata 82,4, yang masuk dalam kategori “sangat baik”, sementara keandalan sistem mencapai 97,8%. Hal ini menunjukkan bahwa implementasi SIM Skripsi dapat meningkatkan proses, meningkatkan kepuasan pengguna, dan meningkatkan transparansi layanan akademik. Melalui optimasi jaringan dan peningkatan fitur tambahan, sistem ini berpotensi untuk diterapkan secara luas oleh perguruan tinggi lainnya.
The Effect of Flipbook-Assisted Discovery Learning on Student Learning Achievement Puput Suriyah; Sujiran; Ari Indriani; Boedy Irhadtanto; Ali Noeruddin; Muhammad Rinov Cuhanazriansyah; Dina Mariana
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 13 No 1 (2026): January 2026
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v13i1.5293

Abstract

Low mathematics learning achievement and minimal use of learning media are problems in mathematics learning, especially in the subject of quadrilateral shapes. This study aims to determine the effect of the discovery learning model assisted by flipbooks on the mathematics learning achievement of seventh-grade students at SMP Negeri 1 Rengel. This study used a quasi-experimental method with a non-equivalent control group design. The research subjects consisted of class VII C as the experimental class and class VII A as the control class. Data were collected through learning achievement tests and analysed using the t-test. The results showed that the learning achievement of students who participated in discovery learning assisted by flipbooks was higher than that of students who participated in conventional learning. Thus, the discovery learning model assisted by flipbooks had a positive effect on students' mathematics learning achievement.
Eksistensi di Balik Anonimitas: Kajian Perilaku Generasi Z dalam Pemanfaatan Bot Chat Telegram sebagai Media Regulasi Emosi dan Pelarian Psikososial Digital Muhammad Rinov Cuhanazriansyah; M. Amirul Fahmi; Firda Eka Safitri; Asfia Lailatun Ni’mah
Technologica Vol. 5 No. 2 (2026): Technologica
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/technologica.v5i2.523

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna dan pengalaman eksistensial Generasi Z dalam memanfaatkan bot chat anonim di Telegram sebagai media pelarian digital. Fenomena meningkatnya penggunaan ruang anonim di kalangan generasi muda mencerminkan kebutuhan akan kebebasan berekspresi, rasa aman psikologis, serta bentuk coping terhadap tekanan sosial. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif fenomenologis dengan melibatkan 20 partisipan berusia 19–21 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkap tiga tema utama, yaitu: (1) motivasi penggunaan chat anonim untuk memperluas relasi sosial dan memenuhi rasa ingin tahu; (2) pengalaman psikologis dalam pengungkapan diri, di mana anonimitas memberikan efek terapeutik dan kebebasan emosional; serta (3) persepsi keamanan dan risiko yang mencerminkan kesadaran partisipan terhadap privasi dan etika digital. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ruang anonim tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai mekanisme adaptif dalam regulasi emosi, eksplorasi identitas, dan strategi coping psikososial Generasi Z di era digital. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dalam memahami anonimitas digital sebagai ruang eksistensial yang memungkinkan Generasi Z membangun keterhubungan emosional dan identitas diri secara lebih autentik di tengah tekanan sosial dunia maya. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat Teori Uses and Gratifications dan Teori Identitas Sosial dalam konteks komunikasi digital anonim. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pendidik, konselor, dan pengembang media digital dalam merancang ruang daring yang lebih empatik, aman, dan etis guna mendukung kesejahteraan emosional pengguna muda