Pitri Andari
Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Permainan Angklung: Meningkatkan Kemampuan Emosi Anak Usia Dini Pitri Andari; Mochammad Ramli Akbar; Rina Wijayanti
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/golden_age.v9i1.7665

Abstract

Pendidikan anak usia dini seringkali berfokus pada aspek kognitif, padahal kemampuan emosional krusial bagi keberhasilan jangka panjang. Banyak anak usia dini menunjukkan hambatan emosional, seperti kesulitan berbagi, mengelola amarah, dan mengekspresikan perasaan positif. Permainan tradisional, khususnya Angklung, memiliki potensi besar sebagai intervensi inovatif untuk mengembangkan kecerdasan emosional anak. Penelitian  menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi intensif, wawancara dengan guru dan orang tua, serta dokumentasi. Subjek penelitian adalah enam anak usia 4-6 tahun di KB Ester Sidoasri Sumbermanjing Wetan. Data dianalisis menggunakan model Miles & Huberman, dengan triangulasi Patton untuk validitas. Indikator kemampuan emosional meliputi pengendalian amarah, kesabaran, ekspresi perasaan, empati, penyesuaian diri, dan pemecahan masalah.Hasil observasi selama dua sesi permainan Angklung menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek emosi sosial anak. Skor penilaian emosi rata-rata meningkat dari 2,5% (cukup/kurang) menjadi 4,1% (baik/sangat baik). Chezila menunjukkan peningkatan kesabaran dan empati, Elzi menjadi lebih aktif, Alfiando lebih kooperatif, Absyalom lebih percaya diri, BC konsisten positif,  MC lebih fokus. Wawancara guru dan orang tua mengkonfirmasi perubahan perilaku positif di sekolah dan rumah. Interaksi kolaboratif dalam bermain Angklung terbukti menstimulasi regulasi diri dan keterampilan sosial.%Penerapan permainan Angklung secara kolaboratif memberikan dampak positif signifikan terhadap perkembangan emosi sosial anak usia dini, meningkatkan empati, pengendalian diri, dan kerja sama. Integrasi musik tradisional ini direkomendasikan dalam kurikulum PAUD untuk pengembangan holistik anak.