Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Teachers Readiness Training in Implementing the Independent Curriculum (Concept Understanding, Structure, Learning Approach): Concept Understanding, Structure, Learning Approach Tri Yuni Hendrowati; M. Badrun; Siswoyo
Journal of Society, Community and Business Development Vol. 2 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/scbd.v2i1.171

Abstract

The teachers readiness training in implementing the Independent Curriculum is designed to increase their understanding about the concept, structure, and learning approach in the Independence curriculum. The Independent curriculum offers the approach that more focuses on skill development and understanding rather than factual knowledge. This training is conducted through various methods such as lecturing, group discussion, case study, and learning simulation. The teachers will be actively involved in learning process so that they can understand and internalize the concept and their taught skills. Besides, there will be reflection section and feedback to help the teachers in repairing and increasing their learning practice. By the increasing of the teachers understanding and skill in implementing the Independent Curriculum, it is hoped that there will be the increasing of learning quality in the class. This training is one of the first steps in succeeding the implementation of Independent Curriculum as a whole in the school level. Keywords: Independent Learning, teacher readiness, curriculum concept, curriculum structure, Learning Approach
PENGELOLAAN ECOSYSTEMIC EDUCATION PADA SEKOLAH RAMAH LINGKUNGAN (STUDI KASUS PADA UPT SD NEGERI 2 MARGODADI) sri nur hidayah nur; Sofwan Adiputra; Arman; Siswoyo
Jurnal Tunas Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2026): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pgsd.v8.i2.3955

Abstract

This study aims to analyze the implementation of Ecosystemic Education in the Eco-Friendly School (Adiwiyata Program) at UPT SD Negeri 2 Margodadi using Bronfenbrenner’s ecological systems theory, which includes the microsystem, mesosystem, exosystem, and macrosystem levels. A qualitative case study design was employed, with data collected through observations, in-depth interviews, and documentation. Data were analyzed thematically following Saldana’s (2021) coding procedures. The findings reveal that the microsystem level is characterized by strong ecological habituation developed through direct teacher–student interactions, modeling, and daily environmental practices. Within the mesosystem, collaboration among the school, parents, and community reinforces consistent ecological values across settings. At the exosystem level, school policies, facilities, and external partnerships provide essential structural support. Meanwhile, the macrosystem demonstrates that cultural values, national environmental education policies, and religious norms strengthen the ecological orientation of the school. The study concludes that implementing Ecosystemic Education not only shapes students’ ecological behavior but also constructs a sustainable school culture. The implications call for strengthening collaborative networks, expanding external support systems, and integrating sustainability principles into school policies and curricula to ensure comprehensive ecological transformation.
Pengaruh Strategi Kepala Sekolah dan Kerja Sama Tim Terhadap Motivasi Kerja Guru SMP di Kecamatan Banyumas Sulis Azizahroh Mahmudah; Sofwan Adiputra; Siswoyo; Fatqul Hajar Aswad
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.14907

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh strategi kepala sekolah dan kerja sama tim terhadap motivasi kerja guru SMP di Kecamatan Banyumas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan kausalitas (asosiatif). Metode survey research dengan pendekatan cross-sectional diterapkan untuk memperoleh gambaran kondisi dan hubungan antarvariabel secara simultan. Populasi penelitian adalah seluruh guru SMP negeri dan swasta di Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, sebanyak 78 orang. Sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik proportional random sampling, sehingga diperoleh 65 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan kuesioner tertutup menggunakan skala Likert lima tingkat. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala sekolah berpengaruh terhadap motivasi kerja guru sebesar 38,2%, kerja sama tim berpengaruh sebesar 45,1%, dan secara simultan strategi kepala sekolah serta kerja sama tim berpengaruh sebesar 54,1% terhadap motivasi kerja guru. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan strategi kepemimpinan yang efektif dan penguatan kerja sama tim memiliki peran penting dalam meningkatkan motivasi kerja guru di lingkungan sekolah.
Menuju Sekolah Mandiri: Studi Kasus Kepemimpinan Kepala SD dalam Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di Wilayah Rajabasa Bandar Lampung Denny Harnova; Fatqul Hajar Aswad; Siswoyo; Tri Yuni Hendrowati
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 9 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i9.3798

Abstract

Jurnal ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam implementasi kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) pada Sekolah Dasar di Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung. Secara spesisfik penelitian ini menganalisis praktik-praktik utama kepemimpinan, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta menganalisis dampak implementasi tersebut terhadap tata kelola dan mutu pengelolaan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi (seperti RKS, RKAS, Visi-misi). Teknik analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan yang diuji keabsahannya melalui triangulasi dan member check. Lokus penelitian mencakup empat sekolah dengan karakteristik heterogen, dua sekolah negeri dan dua sekolah swasta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi MBS sangat ditentukan oleh model dan kapasitas kepemimpinan kepala sekolah. Terdapat perbedaan signifikan dalam pola implementasi antara sekolah negeri dan sekolah swasta, diantaranya adalah mengenai : 1) Perencanaan dan pengambilan keputusan; 2) Pengelolaan uang dan sumber daya; 3) Pembinaan guru dan iklim organisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepala sekolah merupakan aktor kunci penggerak perubahan dalam MBS. Aktor kunci yang mampu membuat sekolah dapat bertahan dan meningkatkan mutu, sehingga mampu bersaing ditengah era disrupsi dalam segala bidang. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pengembangan kepemimpinan yang responsif dan lebih efektif terhadap kebutuhan masyarakat.