Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Etika Profesi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Pembelajaran Online: Tinjauan Literatur terhadap Penerapan Kode Etik di Era Digital Misran Misran; Humaida Humaida; Asaranum Sila Safitri; Latifah Nur Aprilyani
DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/diajar.v5i2.7422

Abstract

The rapid advancement of digital technology has significantly transformed educational practices, including Islamic Religious Education (PAI), which is increasingly conducted through online learning platforms. This transformation requires teachers not only to possess pedagogical competence but also to uphold professional ethics in digital learning environments. This study aims to analyze the implementation of professional ethics among PAI teachers in online learning through a literature review of teacher codes of ethics in the digital era. This research employs a qualitative approach using a library research method by examining relevant books, scholarly articles, and academic documents. The collected data were analyzed descriptively to identify key ethical principles applicable to online learning practices. The results indicate that the implementation of professional ethics in online PAI learning includes moral responsibility, professionalism, integrity, and the ethical use of digital media in a respectful and communicative manner. Furthermore, adherence to the teacher code of ethics plays a crucial role in maintaining the quality of learning and fostering Islamic values within digital environments. Therefore, strengthening ethical awareness and digital literacy is essential to support effective, responsible, and value-oriented learning in the digital era.
Pendekatan Multidisipliner Sebagai Paradigma Baru Dalam Studi Islam Asaranum Sila Safitri; Nur Emilia; Mukmin
At-Tarbiyah Jurnal Pendidikan,Kebudayaan dan Keislaman Vol. 7 No. 2 (2025): At-Tarbiyah, Vol 7 (2) Desember 2025
Publisher : Indonesia society of applied science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21462/atjpkk.v7i2.153

Abstract

Artikel ini membahas perlunya pendekatan multidisipliner sebagai paradigma baru dalam studi Islam. Kompleksitas persoalan sosial, budaya, politik, dan teknologi di era modern menuntut adanya model analisis yang mampu menghubungkan teks-teks keagamaan dengan realitas empiris masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan landasan teoretis pendekatan multidisipliner, relevansinya dalam konteks kontemporer, serta kontribusinya terhadap pengembangan penelitian keislaman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi pustaka, menelaah literatur akademik dan penelitian terdahulu yang berhubungan dengan integrasi disiplin dalam studi Islam. Data dianalisis secara tematik melalui pendekatan deskriptif kritis untuk mengidentifikasi manfaat, tantangan, serta implikasi epistemologis dari pendekatan multidisipliner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan multidisipliner mampu memperluas cakupan analisis studi Islam melalui integrasi perspektif tekstual dan empiris, memperkaya metodologi penelitian, serta meningkatkan relevansi kajian terhadap kebutuhan masyarakat modern. Kendati demikian, terdapat perdebatan mengenai batas integrasi disiplin dan risiko reduksi nilai normatif Islam. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan multidisipliner merupakan jalan strategis untuk memperkuat kualitas penelitian keislaman dan menjadikannya lebih adaptif terhadap dinamika zaman.