Perencanaan bisnis (business plan) merupakan instrumen penting dalam mengarahkan dan mengendalikan aktivitas usaha agar mampu berkembang secara berkelanjutan di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penerapan business plan serta menilai efektivitasnya dalam meningkatkan penjualan usaha mebel Salman Perabot ditinjau dari perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pimpinan dan karyawan usaha mebel Salman Perabot di Kabupaten Kampar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan business plan pada usaha mebel Salman Perabot mencakup perencanaan aspek keuangan, pemasaran, operasional, dan sumber daya manusia yang dijalankan secara terpadu. Implementasi business plan tersebut terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan penjualan, baik dari segi volume maupun nilai penjualan, terutama melalui pesanan individu dan proyek. Selain itu, penerapan business plan juga membantu perusahaan dalam menjaga kualitas produk, meningkatkan efisiensi kerja, serta memperkuat kepercayaan konsumen. Ditinjau dari perspektif ekonomi Islam, penerapan business plan pada usaha mebel Salman Perabot telah selaras dengan prinsip-prinsip syariah, seperti tauhid, keadilan, keseimbangan, kehendak bebas, dan tanggung jawab. Prinsip-prinsip tersebut tercermin dalam praktik kejujuran kepada konsumen, penetapan harga yang adil, pemberian upah sesuai kesepakatan, serta tanggung jawab terhadap kualitas dan ketepatan waktu penyelesaian pesanan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan business plan tidak hanya efektif dalam meningkatkan penjualan, tetapi juga relevan dan sesuai dengan nilai-nilai ekonomi Islam dalam mendukung keberlanjutan usaha.