Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SUSTAINABLE DEVELOPMENT AREA OF ONSHORE LIQFEFIED NATFRAL GAS (OLNG) IN EAST INDONESIA Djoko Sunarjanto; Suliantara .; Nurus Firdaus; Heru L Setiawan; Rismoyo Bayu
Scientific Contributions Oil and Gas Vol 42 No 3 (2019)
Publisher : Testing Center for Oil and Gas LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/SCOG.42.3.398

Abstract

This study is supporting the safety downstream oil and gas industrial area from geological disasters, intended to bridge the needs of geological and geomorphological data in Onshore Refinery Natural Gas site selection. The methodology is comparison analysis and comparative studies to several refineries. Optimization of integrated potential regions is pursued in a sustainable manner, its Onshore Refinery Natural Gas activities with the others development sector. It is recommended the selection locations based on adjacent islands, integrate with several utilizing resources. Regional data such coastal areas with certain coastal heights, potential groundwater and runoff area, are relatively secured from geological disasters and integrated utilization of natural gas reserves for power plants, fertilizer plants, ammonia and so on. Eastern Indonesia has specific geological character in term of rock types and morphology that developed in this region. It is an important consideration in sustainable development area related to refinery development. The advantages of this study is optimization of coastal physiography for determining the selected parameters of Onshore Refinery Natural Gas location. The goal is to increase the local content related to geological engineering and geohazards activities in the sustainable development and selection of Onshore Refinery Natural Gas locations in Indonesia.
Pengolahan Data Citra Satelit untuk Mengidentifikasi Potensi Jebakan dalam Kegiatan Eksplorasi Migas Indah Crystiana; Tri Muji Susantoro; Nurus Firdaus
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 49 No 1 (2015)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.49.1.235

Abstract

Penggunaan teknologi penginderaan jauh saat ini mulai dimanfaatkan dalam berbagai aplikasi pemetaan. Proses ekstraksi informasi pada data penginderaan jauh dapat didasarkan pada pengamatan visual, nilai spektral, serta berdasar obyek. Evaluasi terhadap pemrosesan citra dilakukan untuk mendapatkan citra yang mudah untuk diinterpretasi secara visual. Interpretasi dilakukan untuk mengidentifikasi potensi area jebakan migas. Hal ini dilakukan dengan pemetaan perbedaan tinggian topografi di daerah landai. Metode pengolahan citra yang digunakan dalam penelitian ini adalah penajaman kontras, fusi, dan analisis komponen utama (PCA). Identifikasi potensi jebakan migas melalui pemetaan tinggian dilakukan dengan kombinasi dari perbedaan topografi, pola pengaliran, pola kelurusan, pemetaan penggunaan lahan dan pola perlapisan. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan topografi, pola pengaliran, pola kelurusan dan pola perlapisan dapat dikenali dengan baik dengan pengolahan data citra satelit dengan metode penajaman kontras. Pemetaan penggunaan lahan tampak dengan sangat jelas dengan metode fusi dengan melalui pansharpening obyek. Sedangkan obyek-obyek yang berupa lahan terbuka atau lahan kering tampak terlihat sangat jelas pada proses pengolahan PCA. Hal ini ditunjukkan dengan warna cyan keputihan dan rona sangat cerah. Pada kombinasi dengan Shuttle Radar Topographic Mission (SRTM) di daerah landai kurang memberikan efek yang berarti dalam menonjolkan obyek ataupun topografinya. Validasi dilakukan menggunakan data permukaan (Differential GPS) dan menggunakan data bawah permukaan (seismik, sumur, dan lapangan migas). Hasilnya menunjukkan bahwa potensi jebakan migas dapat dikenali melalui perbedaan tinggian topografi. Hasil validasi dengan data lapangan menunjukkan sekitar 44% berada pada struktur yang sudah terbukti menghasilkan hidrokarbon.