Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Project Kewarganegaraan: Sosialisasi Pembuatan Filtrasi Air Secara Tradisional Pada Masyarakat Nabilah Hidayatun Ulviah; Nayla Milda Auliya; Putri Dhiyaa Uthaamih; Sirakh Surya Jati Lingga; Siti Asyiah
Jurnal Pendidikan Kurikulum dan Pembelajaran Vol 1, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jpkp.v1i2.7227

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan pokok manusia yang sangat vital bagi keberlangsungan hidup. Namun, hingga kini masih banyak daerah di Indonesia yang mengalami keterbatasan akses terhadap air bersih, salah satunya di Gang Dahlia. Air yang digunakan masyarakat di wilayah ini sebagian besar berasal dari sumur gali dan penampungan rumah tangga dengan kondisi fisik yang keruh, berbau, serta berwarna kekuningan. Melihat permasalahan tersebut, tim melakukan program sosialisasi melalui pembuatan alat filtrasi air sederhana berbahan botol plastik bekas, kerikil, pasir silika, arang kayu, sabut kelapa, dan kapas. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah observasi kualitas air warga, perakitan alat filtrasi sederhana, serta uji coba terhadap air rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa filtrasi tradisional mampu memberikan perubahan yang cukup signifikan terhadap kualitas fisik air. Air yang semula keruh dan berbau menjadi lebih jernih, berkurang baunya, serta tingkat kekeruhan menurun sehingga lebih layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Selain itu, masyarakat juga memperoleh wawasan mengenai pentingnya menjaga kualitas air dan memanfaatkan bahan lokal untuk meningkatkan kesehatan lingkungan. Meski demikian, filtrasi sederhana belum sepenuhnya mampu menghilangkan kontaminan biologis sehingga masyarakat tetap disarankan melakukan perebusan atau penambahan desinfektan sebelum air dikonsumsi. Dengan demikian, program ini tidak hanya memberikan solusi praktis terhadap permasalahan kualitas air, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan air bersih. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh pemanfaatan teknologi sederhana berbasis potensi lokal yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.
Studi Literatur:  Kajian Kimia Dan Toksikologi Komponen Berbahaya Dalam Rokok, Implikasi Bagi Kesehatan Dan Perspektif Islam Tentang Haramnya Merokok Murni. M. Jannah; Nazwa. A. Sinaga; Nuraina Batubara; Nabila. H. Ulviah; Nayla. M. Aulia; Putri. D. Uthaamih; Siti Asyiah; Siti Handayani Nainggolan; Nurmayani Nurmayani
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 3 (2026): MARET 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rokok merupakan sumber paparan lebih dari 7.000 senyawa kimia, termasuk nikotin, tar, karbon monoksida, benzena, formaldehida, dan logam berat yang bersifat toksik, karsinogenik, serta mutagenik. Paparan senyawa tersebut telah terbukti meningkatkan risiko penyakit jantung, kanker, gangguan pernapasan, dan berbagai kerusakan sistemik lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi literatur mengenai karakteristik kimia dan toksikologi komponen berbahaya dalam rokok, implikasinya bagi kesehatan manusia, serta tinjauan hukumnya dalam perspektif Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan menelaah 21 artikel ilmiah dari PubMed, Google Scholar, dan jurnal nasional yang diterbitkan antara tahun 2015–2024 dan 5 Buku digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar senyawa dalam asap rokok bekerja sebagai oksidan, iritan, dan karsinogen yang menyebabkan stres oksidatif, inflamasi kronis, kerusakan DNA, dan gangguan fungsi organ. Dari perspektif Islam, aktivitas merokok dinilai bertentangan dengan prinsip maqashid syariah terutama pada aspek hifz an-nafs (menjaga jiwa) dan hifz al-maal (menghindari pemborosan). Mayoritas fatwa ulama kontemporer juga menetapkan hukum merokok sebagai haram karena terbukti membawa kemudaratan bagi diri dan masyarakat. Kesimpulan dari telaah ini adalah bahwa rokok secara ilmiah terbukti berbahaya secara kimia dan toksikologi, menimbulkan dampak kesehatan serius, dan tidak sesuai dengan prinsip ajaran Islam sehingga merokok patut ditetapkan sebagai perilaku yang dilarang