Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Smartphone di Era Digital Terhadap Proses Belajar Siswa di Sekolah Menengah Pertama UPT SMPN 27 Medan Dicky Sanjaya; Flora Elsita Pardosi; Olivia SM Simanullang; Valentino Surbakti; Elya Siska Anggraini
Jurnal Pendidikan Kurikulum dan Pembelajaran Vol 1, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jpkp.v1i2.7252

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dalam dua dekade terakhir telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk dunia pendidikan. Di era digitalisasi, smartphone bukan lagi sekadar alat komunikasi; ia menjadi pintu gerbang akses informasi, sumber belajar, media komunikasi, serta sarana hiburan. Bagi pelajar SMP, terutama generasi Z yang tumbuh bersama gawai, smartphone merupakan benda yang sangat akrab digunakan untuk mencari referensi tugas, berkomunikasi dengan teman dan guru, mengikuti kelas daring, hingga menonton video pembelajaran. Namun di sisi lain, smartphone juga menghadirkan tantangan berupa distraksi, penyebaran informasi yang tidak terverifikasi, hingga potensi terganggunya etika dan kesehatan mental siswa.
Sejarah dan Perkembangan Suku Batak Toba di Sumatera Utara Flora Elsita Pardosi; Ellovani Boru Tarigan; Dicky Sanjaya; Kristiani Della Magdalena Nauli Manurung; Valentino Surbakti; Flore Tanjung
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8139

Abstract

Artikel ini menganalisis lintasan sejarah dan dinamika perkembangan suku Batak di Sumatera Utara sebagai salah satu kelompok etnik dengan struktur sosiokultural yang resilien. Fokus utama penelitian ini adalah menelusuri fase-fase transisi masyarakat Batak, mulai dari pembentukan identitas di wilayah pegunungan lingkar Danau Toba hingga integrasi mereka dalam struktur negara modern. Dengan menggunakan metode sejarah kualitatif dan analisis dokumen historis, penelitian ini mengidentifikasi bahwa fundamen kekuatan sosial Batak berakar pada sistem kekerabatan Dalihan Na Tolu. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perkembangan suku Batak dipicu oleh tiga katalis utama: penetrasi misionaris dan penyebaran agama (Islam dan Kristen), intervensi administratif kolonial Belanda, dan akses terhadap pendidikan modern. Faktor-faktor tersebut mengubah orientasi masyarakat Batak dari pola hidup agraris-terisolasi menjadi masyarakat yang memiliki mobilitas vertikal tinggi melalui diaspora. Penulisan ini menyimpulkan bahwa sejarah suku Batak adalah narasi tentang adaptasi dinamis, di mana tradisi tidak dipandang sebagai hambatan, melainkan sebagai modal sosial untuk berakulturasi dengan modernitas tanpa kehilangan identitas etnik.