Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Smartphone di Era Digital Terhadap Proses Belajar Siswa di Sekolah Menengah Pertama UPT SMPN 27 Medan Dicky Sanjaya; Flora Elsita Pardosi; Olivia SM Simanullang; Valentino Surbakti; Elya Siska Anggraini
Jurnal Pendidikan Kurikulum dan Pembelajaran Vol 1, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jpkp.v1i2.7252

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dalam dua dekade terakhir telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk dunia pendidikan. Di era digitalisasi, smartphone bukan lagi sekadar alat komunikasi; ia menjadi pintu gerbang akses informasi, sumber belajar, media komunikasi, serta sarana hiburan. Bagi pelajar SMP, terutama generasi Z yang tumbuh bersama gawai, smartphone merupakan benda yang sangat akrab digunakan untuk mencari referensi tugas, berkomunikasi dengan teman dan guru, mengikuti kelas daring, hingga menonton video pembelajaran. Namun di sisi lain, smartphone juga menghadirkan tantangan berupa distraksi, penyebaran informasi yang tidak terverifikasi, hingga potensi terganggunya etika dan kesehatan mental siswa.
Transformasi Sosial dan Perdagangan dalam Proses Islamisasi di Maluku Dicky Sanjaya; Elsadai Valencia Hutagaol; Sofia Andira; Tania Alexandra Tambunan; Tiwi Yoselin Simanjuntak; Pristi Suhendro Lukitoyo
Journal of Citizen Research and Development Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v3i1.8213

Abstract

Proses Islamisasi di Maluku merupakan fenomena historis yang berkaitan erat dengan dinamika perdagangan dan perubahan struktur sosial masyarakat pesisir. Wilayah Maluku yang sejak lama dikenal sebagai pusat perdagangan rempah-rempah menjadi ruang pertemuan berbagai budaya dan agama, termasuk Islam yang masuk melalui jalur perdagangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara aktivitas perdagangan, transformasi sosial, serta proses penyebaran dan penerimaan Islam di Maluku dengan menekankan pada peran Ternate sebagai pusat kekuasaan dan perdagangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, yang mengkaji berbagai sumber ilmiah terkait Islamisasi, perdagangan, dan sejarah sosial masyarakat Maluku. Analisis dilakukan secara deskriptif analitis untuk memahami hubungan antara faktor ekonomi, politik, dan sosial dalam proses Islamisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islamisasi di Maluku berlangsung secara bertahap melalui interaksi sosial ekonomi antara pedagang Islam dan masyarakat lokal. Perdagangan tidak hanya berfungsi sebagai aktivitas ekonomi, tetapi juga menjadi medium penyebaran nilai dan ajaran Islam. Di sisi lain, penerimaan Islam oleh elite politik mempercepat proses Islamisasi melalui legitimasi kekuasaan berbasis religius. Transformasi sosial yang terjadi mencakup perubahan struktur kekuasaan, sistem nilai, serta integrasi ajaran Islam dalam kehidupan masyarakat. Dengan demikian, Islamisasi di Maluku dapat dipahami sebagai proses adaptif yang melibatkan interaksi antara perdagangan, kekuasaan politik, dan perubahan sosial yang secara bersama-sama membentuk tatanan masyarakat baru.
Sejarah dan Perkembangan Suku Batak Toba di Sumatera Utara Flora Elsita Pardosi; Ellovani Boru Tarigan; Dicky Sanjaya; Kristiani Della Magdalena Nauli Manurung; Valentino Surbakti; Flore Tanjung
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8139

Abstract

Artikel ini menganalisis lintasan sejarah dan dinamika perkembangan suku Batak di Sumatera Utara sebagai salah satu kelompok etnik dengan struktur sosiokultural yang resilien. Fokus utama penelitian ini adalah menelusuri fase-fase transisi masyarakat Batak, mulai dari pembentukan identitas di wilayah pegunungan lingkar Danau Toba hingga integrasi mereka dalam struktur negara modern. Dengan menggunakan metode sejarah kualitatif dan analisis dokumen historis, penelitian ini mengidentifikasi bahwa fundamen kekuatan sosial Batak berakar pada sistem kekerabatan Dalihan Na Tolu. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perkembangan suku Batak dipicu oleh tiga katalis utama: penetrasi misionaris dan penyebaran agama (Islam dan Kristen), intervensi administratif kolonial Belanda, dan akses terhadap pendidikan modern. Faktor-faktor tersebut mengubah orientasi masyarakat Batak dari pola hidup agraris-terisolasi menjadi masyarakat yang memiliki mobilitas vertikal tinggi melalui diaspora. Penulisan ini menyimpulkan bahwa sejarah suku Batak adalah narasi tentang adaptasi dinamis, di mana tradisi tidak dipandang sebagai hambatan, melainkan sebagai modal sosial untuk berakulturasi dengan modernitas tanpa kehilangan identitas etnik.