Muhammad Wildan Jauharuddin
Universitas Negeri Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelestarian Pencak Silat Lirboyo Kediri sebagai Upaya Merawat Warisan Budaya di Tengah Arus Modernisasi Muhammad Wildan Jauharuddin; Muhammad Galang; Andiva Nailus Mustofa; Muhammad Habib Nasrudin; Sugiantoro; Katon Galih Setyawan
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 6 No. 3 (2024): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v6i3.47

Abstract

Indonesia memerankan negara yang kaya akan kemajemukan dari suku, budaya, bahasa, serta agama. Mengenai hal ini menunjukkan bahwa setiap daerah di Indonesia memiliki kearifan lokal yang berbeda-beda. Terlebih seiring kemajuan zaman dan arus modernisasi tidak dapat dipungkiri bahwa tiap-tiap daerah masih melindungi kearifan lokalnya. Kearifan lokal di setiap daerah sangat beragam, Misalnya saja Tradisi Pencak Lirboyo di Kelurahan Lirboyo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri termasuk salah satu kearifan lokal berupa aktivitas bela diri melalui jalan kebudayaan. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian kualitatif. Dengan metode deskriptif analisis yakni penelitian yang berupa kejadian peristiwa dalam bentuk kalimat yang terukur kedalam tradisi Pencak Lirboyo. Datanya bermula dari data primer melampaui tahap wawancara dan dat sekunder dari artikel di internet. Hasil analisi ini menunjukkan pentingnya tradisi Pencak Lirboyo dari unsur kearifan lokal. Tradisi ini telah menempuh transfigurasi sangat panjang dari segi media promosi serta upaya yang dihadapi untuk memepertahankan tradisi ini. Bersamaan dengan ini peneliti terobsesi untuk menghargai makna dari Pencak Lirboyo.
Sejarah dan Perkembangan Kearifan Lokal Kesenian Glipang di Kabupaten Lumajang Alya Nainawatsaqifah; Muhammad Wildan Jauharuddin
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 7 No. 3 (2025): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v7i3.2605

Abstract

Indonesia negara dengan kemajemukan bahasa, budaya, agama serta suku. Dengan ini menunjukkan bahwasannya tiap daerah khususnya di Indonesia memiliki tradisi kearifan lokal yang sangat beragam. Tidak dapat dipungkiri bahwa setiap daerah masih menjaga serta melestarikan kearifan lokal tersebut, misalnya pada Kesenian Tari Glipang yang terdapat di Desa Karangsari, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang merupakan salah satu aktivitas gerakan silat dengan perpaduan sholawat hingga terciptalah kesenian Tari Glipang ini. Metode deskriptif analisis berupa kejadian dalam peristiwa Kesenian tari Glipang dengan mengumpulkan data secara sekunder melalui tahap wawancara serta dari internet atau artikel. Hasil analisis menunjukkan pentingnya kesenian tari Glipang dari unsur kearifan lokal. Tradisi ini telah menempuh Sejarah yang sangat panjang hingga terwujud makna serta fungsi untuk mempertahankan tradisi ini. Peneliti terobsesi untuk menghargai makna kesenian tari Glipang pada arus globalisasi di era sekarang.