Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peran Progresivisme dalam Pembelajaran Kontekstual Berbasis Deep Learning: Analisis Literatur Inayah; Puspita Pebri Setiani; Vina Karina Putri; Muh. Sholeh
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 7 No. 3 (2025): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v7i3.2685

Abstract

Pembelajaran kontekstual berbasis deep learning merupakan inovasi yang menggabungkan prinsip progresivisme dengan teknologi canggih guna meningkatkan kualitas dan efektivitas belajar. Analisis literatur yang mengintegrasikan progresivisme dan deep learning menunjukkan bahwa pendekatan ini sangat potensial dalam membangun keterampilan kognitif yang komprehensif sekaligus menanamkan nilai pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman. Penelitian ini untuk mengalisis secara literasi tentang konsep progresivisme dan dasar-dasar pembelajaran kontekstual, definisi dan karakteristik pembelajaran deep learning, peran progresivisme dalam pembelajaran kontekstual berbasis deep learning. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah analisis literatur review, yang bertujuan untuk mengumpulkan, mengevaluasi, dan menganalisis berbagai studi maupun literatur ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian ini menjelaskan lebih dalam tentang konsep progresivisme dan dasar-dasar pembelajaran kontekstual, definisi dan karakteristik pembelajaran deep learning, peran progresivisme dalam pembelajaran kontekstual berbasis deep learning.
Implikasi Teori Konstruktivisme dalam Pelaksanaan Pembelajaran IPS di Sekolah Muhammad Syawaludin; Puspita Pebri Setiani; Muh. Sholeh; Didi Pramono
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 7 No. 3 (2025): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v7i3.2687

Abstract

Pengetahuan bukan hanya sekedar perangkat fakta, konsep ataupun kaidah untuk diambil dan diingat, melainkan juga harus mengkonstruksi pengetahuan tersebut dan memberikan arti melalui pengalaman secara nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengupas implikasi dan keefektifan dari teori konstruktivisme dalam pelaksanaan pembelajaran IPS dengan menjelaskan secara spesifik bagaimana konsep dari teori konstruktivisme Jean Piaget sebagai suatu landasan teori yang dapat diaplikasikan dalam proses pembelajaran IPS di sekolah. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif berupa kajian kepustakaan dengan mencari data yang bersumber dari buku, jurnal ilmiah dan artikel ilmiah terakreditasi SINTA yang berkaitan dengan topik pembahasan. Analisis data dilakukan dengan bantuan analisis isi, refleksi, induksi, deduksi, komparasi serta analisis model Huberman dan Miles dengan mengorganisasikan data, membaca, membandingkan, mengelola dan dideskripsikan menghasilkan suatu kesimpulan. Adapun hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran IPS membutuhkan implikasi dari teori konstruktivisme dalam melakukan proses pembelajaran yang efektif dan efisien. Hal ini dikarenakan penekanan pada teori konstruktivisme dalam pembelajaran IPS berupa penyelidikan secara langsung untuk mempromosikan pengetahuan yang konseptual kepada peserta didik dengan membangun pemahaman sebelumnya, keterlibatan aktif dan aplikasi terkait situasi nyata di lingkungan sekitar dan sesuai pula dengan orientasi dari pembelajaran IPS yang menekankan peserta didik pada penemuan, eksperimen dan pemecahan masalah terbuka yang dilakukan secara mandiri di lingkungan sosial.
Analisis Kesesuaian Penggunaan Lahan Terhadap Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Kecamatan Pati Kabupaten Pati Tia Junia Hidayah; Muh. Sholeh
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol. 11 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpig.v11i1.13740

Abstract

Pati District's urban growth is typified by a growing population, which influences changes in land use and the need for more space. The purpose of this study is to examine land use in 2024 and determine whether it is appropriate for the Pati District Detailed Spatial Plan (RDTR). By using an overlay technique between the current land use map and the RDTR zoning map, the research methodology employs a Geographic Information System (GIS)-based spatial analysis approach. The land suitability evaluation shows that 77.37% of the area is classified as suitable for the RDTR, while 22.63% is not. This finding indicates that the dynamics of existing land use are not fully aligned with the RDTR directives. Therefore, it is necessary to strengthen control of spatial use through periodic monitoring and evaluation, as well as the implementation of control instruments such as the Transfer of Development Rights (TDR) to maintain harmony between land use and spatial plans.
Analisis Kesesuaian Penggunaan Lahan Terhadap Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Kecamatan Pati Kabupaten Pati Tia Junia Hidayah; Muh. Sholeh
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol. 11 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpig.v11i1.13740

Abstract

Pati District's urban growth is typified by a growing population, which influences changes in land use and the need for more space. The purpose of this study is to examine land use in 2024 and determine whether it is appropriate for the Pati District Detailed Spatial Plan (RDTR). By using an overlay technique between the current land use map and the RDTR zoning map, the research methodology employs a Geographic Information System (GIS)-based spatial analysis approach. The land suitability evaluation shows that 77.37% of the area is classified as suitable for the RDTR, while 22.63% is not. This finding indicates that the dynamics of existing land use are not fully aligned with the RDTR directives. Therefore, it is necessary to strengthen control of spatial use through periodic monitoring and evaluation, as well as the implementation of control instruments such as the Transfer of Development Rights (TDR) to maintain harmony between land use and spatial plans.