Muhammad Syawaludin
Universitas Negeri Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implikasi Teori Konstruktivisme dalam Pelaksanaan Pembelajaran IPS di Sekolah Muhammad Syawaludin; Puspita Pebri Setiani; Muh. Sholeh; Didi Pramono
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 7 No. 3 (2025): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v7i3.2687

Abstract

Pengetahuan bukan hanya sekedar perangkat fakta, konsep ataupun kaidah untuk diambil dan diingat, melainkan juga harus mengkonstruksi pengetahuan tersebut dan memberikan arti melalui pengalaman secara nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengupas implikasi dan keefektifan dari teori konstruktivisme dalam pelaksanaan pembelajaran IPS dengan menjelaskan secara spesifik bagaimana konsep dari teori konstruktivisme Jean Piaget sebagai suatu landasan teori yang dapat diaplikasikan dalam proses pembelajaran IPS di sekolah. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif berupa kajian kepustakaan dengan mencari data yang bersumber dari buku, jurnal ilmiah dan artikel ilmiah terakreditasi SINTA yang berkaitan dengan topik pembahasan. Analisis data dilakukan dengan bantuan analisis isi, refleksi, induksi, deduksi, komparasi serta analisis model Huberman dan Miles dengan mengorganisasikan data, membaca, membandingkan, mengelola dan dideskripsikan menghasilkan suatu kesimpulan. Adapun hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran IPS membutuhkan implikasi dari teori konstruktivisme dalam melakukan proses pembelajaran yang efektif dan efisien. Hal ini dikarenakan penekanan pada teori konstruktivisme dalam pembelajaran IPS berupa penyelidikan secara langsung untuk mempromosikan pengetahuan yang konseptual kepada peserta didik dengan membangun pemahaman sebelumnya, keterlibatan aktif dan aplikasi terkait situasi nyata di lingkungan sekitar dan sesuai pula dengan orientasi dari pembelajaran IPS yang menekankan peserta didik pada penemuan, eksperimen dan pemecahan masalah terbuka yang dilakukan secara mandiri di lingkungan sosial.
The Reconceptualizing Inclusive Pedagogy as an Alternative Learning Model in Schools: A Systematic Literature Review Muhammad Syawaludin; Didi pramono; Muhammad Ilyas Marzuqi
Jurnal Profesi Keguruan Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v12i1.52582

Abstract

Classroom instructional practices in schools remain dominated by standardized approaches that are insufficiently responsive to student diversity. This study aims to identify, synthesize, and formulate an alternative conceptual framework for inclusive pedagogy that is more adaptive to diverse learners. A qualitative meta-synthesis design was employed by reviewing relevant scholarly articles published between 2016 and 2026. Data were collected from Google Scholar and Scopus and analyzed using domain analysis to identify and synthesize key themes in inclusive pedagogy. The findings indicate that inclusive pedagogy is a multidimensional approach encompassing differentiated instruction, collaborative learning, student-centered approaches, Universal Design for Learning (UDL), supportive social relationships, and active, contextual learning. Based on these findings, this study proposes the CARE framework (Connect, Adapt, Respond, and Expand) as an alternative conceptual model that emphasizes meaningful connections, flexibility, responsiveness, and continuous improvement throughout the learning process. The proposed framework contributes to the development of more operational, inclusive learning models and provides practical guidance for teachers and policymakers in strengthening equitable, inclusive education in schools.