Allessandra Theresia
Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Pelita Harapan, Jl. M.H. Thamrin Boulevard Lippo Village, Tangerang 15811, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN KESEPIAN DALAM MEMEDIASI MATTERING TO FAMILY DAN SELF-ESTEEM PADA DEWASA EMERGING ADULTHOOD DI INDONESIA: The Role of Loneliness in Mediating Mattering to Family and Self-Esteem in Emerging Adulthood in Indonesia Helsa; Erni Julianti Simanjuntak; Allessandra Theresia
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 18 No. 2 (2025): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 18.2
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24156/jikk.2025.18.2.134

Abstract

Masa emerging adulthood ditandai dengan eksplorasi identitas serta berbagai transisi kehidupan yang signifikan, di mana self-esteem berperan penting dalam mendukung kondisi mental dan emosional individu. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran kesepian sebagai mediator dalam hubungan antara mattering to family dan self-esteem pada individu di masa perkembangan emerging adulthood di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif non-eksperimental dengan pendekatan cross-sectional. Partisipan penelitian berjumlah 119 individu berusia 18–25 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tiga instrumen: The Mattering Index, UCLA Loneliness Scale Version 3, dan Rosenberg Self-Esteem Scale. Analisis data dilakukan dengan model mediasi menggunakan SPSS versi 22 dan Macro-PROCESS. Temuan penelitian menunjukkan bahwa mattering to family memengaruhi self-esteem secara positif, dengan kesepian sepenuhnya memediasi hubungan ini. Skor mattering to family yang lebih tinggi dikaitkan dengan tingkat kesepian yang lebih rendah, yang selanjutnya memprediksi self-esteem yang lebih tinggi, demikian pula sebaliknya. Temuan ini menegaskan pentingnya peran keluarga dalam meningkatkan harga diri individu di masa emerging adulthood. Oleh karena itu, diperlukan intervensi berbasis keluarga untuk mengurangi kesepian dan meningkatkan self-esteem pada individu dalam tahap perkembangan ini.