Lukmanul Hakim
Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Advokasi Kebijakan Publik: Kajian Teoritis dan Praktis tentang Aktor, Tujuan, Langkah, dan Media Tendi Rustandi; Syauqi Midadan Da’iyan Ilallah; Lukmanul Hakim; M Fikry Haikal; M Azmi Rivaldi; M Rafli Putra Panggarbesi; Dian Herdiana
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Nusantara (JIMNU) Vol. 3 No. 1 (2025): JIMNU - MARET
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jimnu.v3i1.502

Abstract

Kebijakan publik merupakan keputusan strategis pemerintah yang dapat dipengaruhi oleh berbagai aktor melalui proses advokasi. Advokasi kebijakan menjadi sarana penting untuk mendorong perubahan sosial yang adil dan inklusif. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara teoritis dan praktis peran aktor, tujuan, langkah, dan media dalam advokasi kebijakan publik. Metode yang digunakan adalah studi pustaka, dengan menganalisis literatur relevan guna memahami dinamika strategi advokasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa advokasi adalah tindakan terstruktur untuk memengaruhi kebijakan melalui strategi komunikasi, mobilisasi publik, hingga kerja sama dengan pemangku kepentingan. Keberhasilan advokasi ditentukan oleh kejelasan tujuan, pemanfaatan data, strategi komunikasi efektif, dan kolaborasi antar aktor. Media, baik konvensional maupun digital, memainkan peran penting dalam menyuarakan isu dan membangun dukungan publik. Diskusi menekankan pentingnya pendekatan sistematis, taktis, dan strategis dalam menghadapi kompleksitas sosial dan perkembangan teknologi. Kesimpulannya, integrasi empat elemen utama dalam advokasi menjadi kunci untuk mewujudkan kebijakan publik yang responsif dan demokratis.
Strategi Pembelajaran PAI Berbasis Psikologi Humanistik untuk Mengembangkan Kecerdasan Spiritual Siswa Ahmad Komarudin; Tarsono; Lukmanul Hakim; M. Iqbal Gelar Budiman; Yulida Fauziyah
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i3.8533

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang didasarkan pada psikologi humanistik diterapkan dan bagaimana hal itu berdampak pada perkembangan kecerdasan spiritual siswa di SDN Karya Bakti Cimahi. Dalam Penelitian ini secara data lapangan bahwa pembelajaran masih berpusat pada guru sehingga sering mengabaikan aspek psikologis dan spiritual siswa, sehingga diperlukan pendekatan humanistik yang menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bermakna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam terhadap guru dan siswa, serta studi dokumen perangkat pembelajaran. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi humanistik yang ditandai dengan pembelajaran berpusat pada siswa, peran guru sebagai fasilitator, suasana kelas yang hangat dan dialogis, serta pembiasaan spiritual terbukti efektif dalam mengembangkan kecerdasan spiritual siswa. Hal ini terlihat dari peningkatan kesadaran diri siswa, kemampuan merefleksikan dan memaknai ibadah, serta membaiknya perilaku empatik dan akhlak mulia. Studi ini berkontribusi dalam memberikan gambaran empiris tentang bagaimana proses-proses subtil seperti keteladanan guru, dukungan emosional, dan dialog reflektif dalam kerangka humanistik dapat menjadi strategi alternatif yang efektif untuk pengembangan siswa sekolah dasar secara utuh.
Reconstructing the Essence of Islamic Education from the Perspectives of the Qur'an, Hadith, and Contemporary Islamic Educational Thought Ahmad Komarudin; Lukmanul Hakim; Yanti Sapitri; M. Iqbal Gelar Budiman; Andewi Suhartini
Urwatul Wutsqo: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman Vol. 15 No. 2 (2026): Sociocultural Islamic Education
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) IAI Al Urwatul Wutsqo - Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/urwatulwutsqo.v15i2.3193

Abstract

This study aims to analyze and reconstruct the essence of Islamic education based on the Qur’an, the Hadith, and the thought of classical and contemporary figures. Using a qualitative approach with a literature review method, primary data were obtained from the Qur’an, the Hadith, and authoritative works by Islamic educational figures, while secondary data were obtained from indexed journals and academic books. Data analysis employed content analysis (Krippendorff) and a comparative analysis between Ibn Taymiyyah and Munzir Hitami. The research results indicate that the essence of Islamic education is rooted in divine values aimed at shaping human beings as servants and vicegerents of Allah, through holistic development encompassing spiritual, intellectual, social, and moral dimensions. Surah Al-Bayyinah: 5 and Surah An-Nisa: 1 serve as the main pillars of the theological and epistemological foundations of Islamic education. A comparative analysis of Ibn Taymiyyah (epistemological-theocentric) and Munzir Hitami (teleological-anthropological) reveals common ground in rejecting the dichotomy between religious and secular knowledge, as well as an emphasis on the integration of spiritual, moral, and intellectual values. This integration of values is realized through three pillars: the integration of values (honesty, sincerity, loyalty), the integration of methods (scientific and contemplative), and the integration of goals (worldly and otherworldly happiness). Consequently, a reexamination of the essence of Islamic education is relevant to the development of an integrative education system that combines faith, knowledge, and technology in order to address the challenges of digital disruption and the global moral crisis.
Analisis Kasus-Kasus Pembelajaran Berbasis Teori Kognitivisme Ahmad Komarudin; M. Iqbal Gelar Budiman; Lukmanul Hakim; Acep Heris
QAZI: Journal of Islamic Studies Vol 3 No 1 (2026): 2026
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qz.v3i1.996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tiga kasus pembelajaran dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) dari perspektif teori kognitif, yaitu: (1) siswa menghafal materi Aqidah namun mengalami kesulitan dalam memahaminya; (2) siswa kesulitan memahami materi Fiqh yang bersifat abstrak; dan (3) siswa merasa sulit menghubungkan nilai-nilai Akhlak dengan perilaku sehari-hari mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental tunggal. Sumber data diperoleh dari guru dan siswa mata pelajaran Aqidah, Fiqh, dan Akhlak melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan kerangka teori kognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama kesulitan belajar adalah pengajaran yang berorientasi pada hafalan, kurangnya pendekatan kontekstual, pengalaman dunia nyata yang tidak memadai, serta penilaian yang hanya menekankan aspek kognitif tingkat rendah (mengingat dan memahami). Solusi yang diusulkan berdasarkan teori kognitivisme meliputi pembelajaran kontekstual (CTL), model pembelajaran berbasis masalah (PBL), refleksi kognitif, penggunaan media konkret, dan penilaian otentik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan sistematis teori kognitivisme dapat menjembatani kesenjangan antara pengetahuan teoretis dan penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan nyata.