Slamet Munawar
Institut Pembina Rohani Islam Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transformasi Perkembangan Kajian Teoritis Tafsir di Mesir dan Implikasinya terhadap Pembaharuan Pendidikan Islam Kontemporer Zamroni Wafa Zamroni Wafa; Tanuri; Mukroni AB; Slamet Munawar
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i3.8755

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan kajian teoritis tafsir di Mesir serta menganalisis pengaruhnya terhadap pembaharuan pendidikan Islam kontemporer. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kajian pustaka (library research) yang bersifat deskriptif-kualitatif dengan sumber utama adalah beberapa referensi yang berhubungan dengan perkembangan kajian teori-teori tafsir, sedangkan sumber tambahannya (sekunder) adalah beberapa referensi berupa berupa jurnal, buku, dan media online sebagai data pendukung yang berkorelasi dengan fokus penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan kajian tafsir di Mesir mengalami transformasi signifikan dari pendekatan tekstual-klasik menuju pendekatan modern yang rasional, kontekstual, dan multidisipliner yang berimplikasi terhadap pembaharuan pendidikan Islam kontemporer. Secara periodik jika dikelompokkan perkembangan tafsir dari masa awal Islam hingga era modern khususnya di Mesir dapat dibagi menjadi tiga periodesasi; penyusunan, klasifikasi, dan pembaharuan. Dari ketiga proses tahapan ini, muncul beragam tafsir dan mengalami perkembangan seiring perkembangan zaman; pada fase awal kajian tafsir masih berorientasi pada aspek riwâyah kemudian pada fase berikutnya yaitu tahap pengembangan penafsiran sudah mulai mengelaborasi aspek riwâyah dengan dirâyah yang menjadikan kajian bahasa sebagai fokus utama dan pada fase ketiga adalah pembaharuan studi tafsir melalui metode yang lebih objektif dan menjadi rujukan dari setiap masalah-masalah sosial yang melanda umat Islam.
Integration Of Maqasid Shari'Ah In The Economic Cycle: Building The Connection Between Production, Distribution, And Consumption To Achieve Falah (Holistic Well-Being) Peti Verawati; Kamaludin Kamaludin; Slamet Munawar
INSANI: Jurnal Ilmu Agama dan Pendidikan Vol 4 No 1 (2026): Vol 4 No 1 (2026): INSANI: Jurnal Ilmu Agama dan Pendidikan
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam (YPI) AN NUR INSANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70424/insani.v4i1.132

Abstract

The increasing wealth inequality, structural poverty, and environmental degradation indicate the need for an economic paradigm that emphasizes not only growth but also justice and sustainability. Islamic economics offers an alternative framework through the concept of Maqāṣid Sharī'ah, which serves as the normative foundation for all economic activities. This study aims to analyze the integration of Maqāṣid Sharī'ah into the Islamic economic cycle, encompassing production, distribution, and consumption, in order to achieve Falāḥ (holistic well-being). This research employs a qualitative method with a library research approach. Data were collected from classical and contemporary literature on Maqāṣid Sharī'ah, Islamic economics, and relevant scholarly publications. Data analysis was conducted using content analysis to identify the relationship between the objectives of Islamic law and economic activities. The findings reveal that Maqāṣid Sharī'ah functions as an ethical framework that guides production toward maslahah and sustainability, distribution toward economic justice through ZISWAF instruments, and consumption toward balanced and responsible behavior. The integration of these three pillars plays a crucial role in ensuring the fulfillment of essential human needs (ḍarūriyyāt) and in achieving Falāḥ as the ultimate objective of Islamic economics. This study highlights that the comprehensive implementation of Maqāṣid Sharī'ah can contribute to the development of a more just, inclusive, and sustainable economic system.