This Author published in this journals
All Journal Jurnal Siartek
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

VARIASI SUHU PEMADATAN LABORATORIUM PADA GRADASI IDEAL DENGAN MENGGUNAKAN CAMPURAN HRS - WC Yosef Norbertus Tembu Muda; Nuryadi
SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 5 No 1 (2019): SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai parameter marshall dengan suhu pemadatan laboratorium yang bervariasi dan kadar aspal optimum terhadap stabilitas perkerasan dan rentang tamperatur sasaran sehingga material permukaan memenuhi spesifikasi Bina Marga. Laboratorium yang di pakai dalam penelitian ini yaitu Laboratorium milik PT. Alam Flores. Komposisi campuran yang ideal dari penggunaan material quarry Magepanda dalam campuran LATASTON adalah untuk fraksi agregat kasar berupa komposisi batu pecah ¾” = 32%, komposisi batu pecah ½” = 9%, untuk fraksi agregat halus berupa komposisi abu batu 42%, komposisi pasir alam 17%. Total komposisi gradasi agregat gabungan yaitu 100%. Kadar aspal optimum yang dihasilkan dari hasil pengujian metode marshall dengan menggunakan material quarry Magepanda adalah 7,2 %, dimana pada kadar aspal ini memenuhi semua parameter yang ditetapkan dalam spesifikasi Bina Marga. Dari hasil analisa didapatkan untuk nilai stabilitas bahwa semakin tinggi suhu pemadatan maka semakin besar nilai stabilitas, untuk nilai Flow bahwa pada suhu 137°C dengan nilai flow 2.80 mm tidak memenuhi spesifikasi Bina Marga sedangkan pada suhu suhu 141°C sampai dengan 153°C nilai flow memenuhi standar Bina Marga, untuk semua variasi suhu pemadatan nilai Marshal Quotion memenuhi semua parameter yang ditetapkan dalam spesifikasi Bina Marga, untuk nilai VIM bahwa suhu pemadatan semakin tinggi nilai VIM semakin kecil, untuk nilai VMA bahwa suhu pemadatan semakin tinggi nilai VMA semakin kecil, untuk nilai VFB bahwa suhu pemadatan semakin tinggi nilai VFB semakin besar.