Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Solusi Penurunan Suhu Lingkungan di Desa Mandalajaya Melalui Penghijauan dan Edukasi Lingkunan Berbasis Masyarakat Daswa; Risteruw Leonardo Firmansyah; Albar Fadhillah
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v1i2.156

Abstract

Mandalajaya Village faces the challenge of increasing environmental temperatures influenced by global climate change, minimal green open spaces, and the use of less environmentally friendly building materials. This article discusses various solutions that can be applied to reduce the hot temperature in the village, including reforestation through tree planting, utilization of green roofs and plant walls, use of building materials that have good heat insulation, and implementation of environmentally friendly lifestyles. In addition, education and active community involvement are the main keys in efforts to create a cooler and more sustainable environment. With a holistic and collaborative approach, Mandalajaya Village has the potential to become an example of a rural area that is responsive to climate change and committed to environmental conservation.
PENENTUAN KADAR OPTIMUM SERAT ILALANG KERING PADA BETON MUTU K-150 Fakhri Fauzi Suwandi; Iik Nurul Fadillah; Daswa; Albar Fadhilah Agusti; Rendy Rifki Nurrohman
STORAGE: Jurnal Ilmiah Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/storage.v5i2.7954

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar optimum serat ilalang kering pada beton mutu K-150 melalui pendekatan analisis eksperimental dan pemodelan regresi. Variasi kadar serat yang digunakan adalah 0%, 2,5%, 5%, dan 10% dari berat semen dengan benda uji berbentuk kubus berukuran 15 × 15 × 15 cm. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 7, 14, dan 28 hari, dengan fokus analisis pada umur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kadar serat ilalang menyebabkan penurunan kuat tekan beton secara non-linear. Model regresi polinomial menunjukkan hubungan yang kuat antara kadar serat dan kuat tekan beton dengan nilai koefisien determinasi (R²) yang tinggi. Kuat tekan maksimum diperoleh pada variasi 0% sebesar 14,22 MPa, sedangkan pada kadar 2,5% diperoleh kuat tekan sebesar 13,33 MPa dengan penurunan relatif kecil sebesar 6,26%. Penurunan signifikan terjadi pada kadar 5% dan 10%. Berdasarkan analisis teknis dan fungsional, kadar optimum serat ilalang ditentukan sebesar 2,5% karena memberikan keseimbangan antara kinerja mekanis dan pemanfaatan material ramah lingkungan. Penelitian ini menunjukkan bahwa serat ilalang berpotensi digunakan sebagai bahan tambah beton dalam jumlah terbatas