Prima Vidya Asteria
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Surabaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Errors in the Use of Indonesian Language Register by Foreign Learners in BIPA Learning M. Wisnu Pawoko; Prima Vidya Asteria
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SPECIAL EDITION: LALONGET VI
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.21745

Abstract

The appropriate use of language register is crucial in BIPA (Indonesian for Foreign Speakers) learning. However, many learners still struggle to adjust their language choice according to the communication context. This study aims to (1) describe the types of errors made by BIPA learners in choosing language register and (2) describe the factors causing these errors. Using a qualitative approach with the Systematic Literature Review (SLR) method, the study analyzed eight academic sources from the last 15 years, obtained from Google Scholar and Science Direct, focusing on errors in language register selection and BIPA learning. The findings reveal common errors, including difficulties distinguishing formal and informal registers, limited understanding of informal expressions, interference from native languages, confusion in recognizing language register differences, speaking anxiety, inappropriate use of formal registers in informal settings, impolite word choices, and use of informal registers in formal contexts. Contributing factors include limited awareness of audience-based register selection, insufficient practical learning, restricted vocabulary leading to interference, the influence of local dialects, nervousness and fear of mistakes, weak grammar knowledge, inappropriate word choices, and differing cross-cultural standards of politeness. These findings highlight the need for more contextual teaching materials in BIPA to enhance learners’ communicative competence.
Eksplorasi Tuturan Pemelajar BIPA: Representasi Plurikultural melalui Praktik Basa-Basi dalam Komunikasi Antarbudaya Meydiana Dyah Pramesty; Mintowati Mintowati; Prima Vidya Asteria
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SPECIAL EDITION: LALONGET VI
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.21746

Abstract

Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), pemahaman basa-basi berperan penting dalam mengembangkan kompetensi pragmatik dan sensitivitas antarbudaya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan wujud dan fungsi tuturan basa-basi pemelajar BIPA dalam komunikasi dengan penutur asli. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan sampel sepuluh pemelajar BIPA Universitas Negeri Surabaya yang dipilih secara purposif. Data berupa tugas keterampilan berbicara dalam bentuk audio dan video dianalisis melalui transkripsi, identifikasi konteks, klasifikasi fungsi basa-basi, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemelajar mempraktikkan basa-basi berupa sapaan, pujian, negosiasi, hingga penutup interaksi, baik dalam konteks formal maupun nonformal. Tuturan tersebut mencerminkan kesadaran pragmatik dan nilai kesantunan Indonesia. Temuan ini berimplikasi pada pengembangan materi ajar BIPA berbasis interkultural yang menekankan strategi komunikasi sopan dan efektif lintas budaya.
PENGEMBANGAN MEDIA VLOG BUDAYA INDONESIA UNTUK MENDUKUNG KEMAMPUAN MENYUSUN KALIMAT PEMELAJAR BIPA Choirun Nisa'; Prima Vidya Asteria
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol. 14 No. 2 (2026): Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/stilistika.v14i2.6226

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media vlog budaya Indonesia sebagai media pembelajaran kontekstual dalam pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) serta mengetahui tingkat kelayakan media dalam mendukung kemampuan pemelajar dalam menyusun kalimat. Penelitian ini menggunakan pendekatan educational design research dengan model pengembangan Plomp yang meliputi tahap preliminary research, prototyping phase, dan assessment phase. Subjek penelitian terdiri atas empat pemelajar BIPA serta dua validator yang terdiri atas ahli materi BIPA dan ahli media pembelajaran. Data penelitian diperoleh melalui lembar validasi ahli dan hasil penugasan menyusun kalimat yang dikerjakan oleh pemelajar setelah penggunaan media vlog budaya Indonesia. Data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan kelayakan media dan kemampuan pemelajar dalam menyusun kalimat secara kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media vlog budaya Indonesia memperoleh skor validasi ahli materi sebesar 41 dari 50 yang termasuk dalam kategori layak, sedangkan validasi ahli media memperoleh skor 28 dari 30 yang termasuk dalam kategori sangat layak. Hasil uji coba terbatas menunjukkan bahwa penggunaan media vlog budaya Indonesia mampu membantu pemelajar BIPA dalam menyusun kalimat yang lebih tepat dari segi struktur, pemilihan kosakata, serta kesesuaian dengan konteks komunikasi.