Mila Ayu Sri Wardani
Tadris Bahasa Indonesia, UIN Madura

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ketidaksantunan Interaksi Jual Beli Akun Maz Aruel di TikTok: Analisis Siber Pragmatik Perspektif Jonathan Culpeper Aldi Firnanda; Agus Purnomo Ahmad Putikadyanto; Iswah Adriana; Mila Ayu Sri Wardani; Zainuri Ihsan
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SPECIAL EDITION: LALONGET VI
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.21763

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi ketidaksantunan dalam interaksi jual beli daring masyarakat Madura dengan menggunakan pendekatan siber pragmatik. Ketidaksantunan adalah perilaku berbahasa yang melanggar norma kesopanan sehingga menimbulkan perasaan tidak nyaman, tersinggung, dan terhina bagi lawan tutur. Tujuan penelitian ini menganalisis bentuk ketidaksantunan dalam interaksi jual beli daring perspektif Jonathan Culpeper. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui metode observasi nonpartisipatif terhadap 100 video TikTok interaksi jual beli yang diunggah pada akun media sosial “Maz Aruel.” Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi ketidaksantunan perspektif Jonathan Culpeper yang digunakan meliputi ketidaksantunan langsung, positif, negatif, kesantunan semu, dan meniadakan kesantunan. Temuan ini menunjukkan bahwa media digital menjadi ruang baru untuk mengekspresikan ketidaksantunan dalam interaksi jual beli masyarakat Madura. Tuturan tersebut menunjukkan adanya pelanggaran prinsip kesantunan Jonathan Culpeper yang beragam, melalui lensa siber bagaimana tuturan memperkuat atau memodifikasi ekspresi ketidaksantunan.
Ketidaksantunan Interaksi Jual Beli Akun Maz Aruel di TikTok: Analisis Siber Pragmatik Perspektif Jonathan Culpeper Aldi Firnanda; Agus Purnomo Ahmad Putikadyanto; Iswah Adriana; Mila Ayu Sri Wardani; Zainuri Ihsan
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SPECIAL EDITION: LALONGET VI
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.21763

Abstract

This study examines the strategy of impoliteness in online buying and selling interactions of Madurese people using a cyber pragmatic approach. Impoliteness is a language behavior that violates the norms of politeness, causing feelings of discomfort, offense, and insult to the interlocutor. The purpose of this study is to analyze the form of impoliteness in online buying and selling interactions from Jonathan Culpeper's perspective. This study uses a qualitative descriptive method. Data were obtained through a non-participatory observation method of 100 TikTok videos of buying and selling interactions uploaded to the social media account "Maz Aruel." The results of the study show that the strategies of impoliteness from Jonathan Culpeper's perspective used include direct, positive, negative impoliteness, pseudo-politeness, and eliminating politeness. These findings indicate that digital media has become a new space for expressing impoliteness in Madurese people's buying and selling interactions. The utterances show violations of Jonathan Culpeper's principles of politeness in various ways, through a cyber lens, how speech strengthens or modifies the expression of impoliteness.