Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Substitusi Tepung Talas Dan Sagu Terhadap Sifat Fisikokimia, Organoleptik Brownies Cookies Muhammad Ardiyansyah; Hazhyia Alifa Qoshdina; Yossi Wibisono; Wahyu Suryaningsih; Agung Wahyono
Journal of Food Industrial Technology Vol. 1 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Journal of Food Industrial Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jofit.v1i1.4598

Abstract

Pada umumnya brownies terbuat dari tepung terigu. Penggunaan tepung terigu semakin meningkat di Indonesia. Namun tidak semua masyarakat dapat mengkonsumsi gluten, seperti penyandang penyakit autis dan intolerant gluten. Untuk meminimalisir penggunaan tepung terigu, dapat menggantikan tepung terigu dengan tepung yang terbuat dari umbi yang tumbuh di Indonesia seperti tepung talas dan tepung sagu. Penelitian ini mempelajari tentang pengaruh perbandingan penggunaan tepung talas dan tepung sagu pada karakteristik fisik, kimia, dan sifat organoleptik paling disukai panelis agak terlatih dalam pembuatan brownies cookies. Hasil obsevasi analisis sidik ragam terhadap perbandingan tepung talas dan tepung sagu pada pembuatan brownies cookies memberikan pengaruh nyata terhadap sifat fisik dan kimia yaitu tekstur, kadar air, kadar abu, kadar karbohidrat, kadar protein dan kadar lemak. Perlakuan terbaik dari variasi penggunaan tepung talas dan sagu adalah 80:20 dari hasil tes hedonik atau penerimaan panelis agak terlatih. Sehingga dapat disimpulkan bahwa formulasi tepung sagu dan talas dengan variasi perbandingan 20:80 dapat memberikan prospektif baru dalam pembuatan brownies cookies yang bebas gluten
Effect Of Variations in Pineapple (Ananas Comosus (L) Merr.) Extract On Physiochemistry and Sensory Characteristic Of Mozzarella Cheese Muhammad Ardiyansyah; Kumala N.F.; Aulia M.; A.M. Handayani; Wahyu Suryaningsih; M. Mardiyanto; M.W. Apriliyanti
Journal of Food Industrial Technology Vol. 1 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Journal of Food Industrial Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jofit.v1i2.4948

Abstract

Cheese is food processing from livestock with a white to yellowish color that was made from milk, enzyme rennet was used to coagulants. rennet enzyme more expensive than affordable other source coagulants like pineapple extracts that was contained bromelain enzyme to hydrolysis casein for made curd on processing mozzarella cheese. The aim of this research was effect of pineapple extract variations on the physicochemical properties such as hardness, water contents, and sensory properties of mozzarella cheese using a Completely Randomized Design (CRD) with 6 treatments and 3 replications. The results of the analysis of variance (ANOVA) of variations in pineapple extracts on hedonic and hedonic qualities properties such as texture, taste, and hardness have significantly. While, hedonic and hedonic qualities properties of color, aroma, and water contents have no significant influence. Thus, Better treatment was added by 30% pineapple extracts for mozzarella cheese which has hardness value of 22.883 mm/gr/sec, water contents of 41.74%, hedonic value of color=3.37 (like slightly), aroma=3.68 (like slightly), taste=3.96 (like) and texture 3.96(Like), hedonic quality value of color=3.32 (bone white slightly), aroma=3.84 (milk-flavour), taste=3 .92(savory) and texture 4.00 (elastic).
ANALISIS KUALITAS PRODUK TEH CELUP KULIT SALAK DI UD. HALWA INDORAYA JOMBANG MENGGUNAKAN METODE QFD (Quality Function Deployment): ANALYSIS OF SALAK SKIN TEA BAGS QUALITY IN UD. HALWA INDORAYA JOMBANG USING QFD METHOD (Quality Function Deployment) muhammad ardiyansyah; Muhammad Rendy Alfan; Yani Subaktilah; Wahyu Suryaningsih; Agung Wahyono
Journal of Food Industrial Technology Vol. 2 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Journal of Food Industrial Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jofit.v2i2.6014

Abstract

UD. Halwa Indoraya Jombang merupakan salah satu Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kabupaten Jombang yang memproduksi produk minuman dan makanan, contohnya teh kulit salak, dan dodol. Teh kulit salak diproduksi sebanyak 250 bungkus/produksi. Metode QFD diharapkan dapat memberikan peningkatan kualitas teh kulit salak menurut kepuasan pelanggan, kuesioner yang digunakan sebanyak 60 responden. Metode QFD terdiri dari 4 langkah yaitu mengidentifikasi kebutuhan konsumen, menganalisis tingkat kepuasan konsumen, menganalisis tingkat perbandingan dengan pesaing, menyusun dan menganalisis House of Quality (HoQ). Hasil analisis HoQ menunjukkan kelemahan atribut kepuasan pelanggan teh kulit salak pada UD. Halwa Indoraya yaitu nilai rasio peningkatan rasa (1,7), aroma (1,3), warna (1,3), aftertaste(1,3) dan kemasan tidak mudah rusak (1,3). Selanjutnya berdasarkan nilai respon teknis dari UD. Halwa Indoraya perlu ditingkatkan terutama pada Sortiran Bahan Baku (5,28), Pengemasan (3,50), dan Pengeringan (2,31).