Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

COLD COMPRESS REDUCES PAIN SCALE INSULIN INJECTION AMONG DIABETES MELLITUS CLIENTS IN A PUBLIC HEALTH CENTER Faridha Alfiatur Rohmaniah; Fery Nanik Handayani; Diana Tri Lestari; Muhamad Jauhar
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 9, No 2 (2024): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v9i2.2601

Abstract

Diabetes Mellitus is a chronic disease that is a threat to health due to increased morbidity and mortality rates. This disease burdens sufferers, families who care for them, and the country. Problems that often arise are pain as an effect of insulin injection. One of the interventions that can be done independently is a cold compress. To analyze the effect of cold compress on the pain scale of insulin injection. The research design used a quasi-experimental with a pretest and a post-test with a control group design. The study was conducted at the Mijen I Health Center in August 2024—a sample of 15 clients for each group through purposive sampling. Inclusion criteria were diagnosed with Diabetes Mellitus, blood sugar measurement results 120 mg/dl (fasting blood sugar) or 140 mg/dl (random blood sugar), and received insulin injection. Exclusion criteria were respondents who withdrew and consumed analgesic drugs. This research instrument used the Numeric Rating Scale. Researchers provided cold compress intervention with a temperature of 13-16 0 C once for 3 days. Data analysis using Wilcoxon and Mann-Whitney tests. Cold compresses have a significant effect on the insulin injection pain scale with a p = 0.008 (p 0.05). Cold compresses reduce the insulin injection pain scale. Health centers can develop interventions by providing cold compresses to treat pain caused by insulin injections.
EDUKASI KESEHATAN DETEKSI DINI PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA KELOMPOK USIA PRODUKTIF Lutfir Fitri Rahmasari; Lusi Novita Damayanti; Oka Zuvita Ainia; Martha Anggraini; Nila Zahrotul Jannah; Jovita Diva Pramudawardani; Fryka Ayu Yuliasari; Precilia Elisa Monica Corinthians; Novita Fitria Hidayati; Muhammad Robby Syahrul Ramdhani; Muhammad Jauhar; Sukarmin -; Faridha Alfiatur Rohmah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 1 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i1.2719

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) menjadi masalah kesehatan masyarakat global dan nasional. Hal ini didukung dengan peningkatan angka mortalitas dan mordibitas. Penyebab utama dari kasus PTM adalah pola hidup tidak sehat. Dampaknya PTM antara lain dapat menyebabkan disabilitas, komplikasi penyakit lain, bahkan kematian.Tujuan pengabdian masyarakat yaitu untuk mendsekripsikan pengetahuan tentang penyakit tidak menular. Metode edukasi kesehatan dilakukan dengan bentuk ceramah dengan media leaflet dan tanya jawab yang diselenggarakan pada bulan Desember 2024 di Aula Balai Desa Bakalan Krapyak Kabupaten Kudus. Sasaran kegiatan ini yaitu kelompok usia produktif sebanyak 40 orang. Pada kegiatan ini, instrumen yang digunakan sebagai bahan evaluasi edukasi kesehatan menggunakan pertanyaan terbuka disesi akhir kegiatan dengan 3 pertanyaan tentang faktor risiko, cara pencegahan, dan pengontrolan PTM. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil kegiatan dari 40 sasaran yang mampu menjawab 3 pertanyaan benar sebanyak 20 sasaran. Kesimpulan dari kegiatan ini memang hanya sebagian masyarakat yang memahami penyakit tidak menular. Saran untuk kegiatan selanjutnya bisa dilakukan kegiatan skrining kesehatan berkala setiap 1 bulan sekali disamping memberikan edukasi kesehatan terkait penyakit tidak menular.