Pungki Indriyani
Universitas Muhammadiyah Kudus

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DETERMINAN KEPATUHAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE PADA IBU HAMIL Pungki Indriyani; Ana Zumrotun Nisak; Nasriyah Nasriyah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 2 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i2.2996

Abstract

Salah satu aspek yang masih mengakibatkan melonjaknya angka kematian ibu (AKI) di Indonesia yaitu masalah kehamilan yang sebenarnya dapat dicegah melalui kepatuhan dalam melakukan kunjungan antenatal care (ANC). Namun, ibu hamil trimester ketiga di Puskesmas Juwana masih menunjukkan tingkat kepatuhan yang rendah terhadap kunjungan ANC. Kondisi ini diduga dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti usia, jumlah kelahiran (paritas), dan tingkat pendidikan. Oleh karenanya, studi ini tujuannya untuk menganalisa hubungan antara umur, paritas, dan pendidikan dengan kepatuhan terhadap kunjungan ANC. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif korelasional denganrancangan retrospektif. Penelitian dilakukan di Puskesmas Juwana pada 15 Maret–15 April 2025. Populasi penelitian mencakup 237 ibu hamil pada trimester ketiga yang menjalani pemeriksaan antenatal care, dengan sampel sebanyak 59 responden dipilih melalui total sampling  berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hanya data sekunder dari observasi dan kuesioner berdasarkan informasi dari rekam medis dan buku KIA yang dipakai pada studi ini. Uji Chi-Square digunakan untuk analisis berbantuan aplikasi SPSS for Windows. Hasil menunjukkan bahwa umur, paritas, dan pendidikan merupakan faktor yang memengaruhi kepatuhan kunjungan ANC pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Juwana (p = 0,041; p = 0,000; p = 0,042). Secara khusus, hasil ini mengindikasikan bahwasanya primipara, ibu dengan pendidikan menengah, dan wanita umur non-risiko lebih cenderung mematuhi kunjungan ANC. Temuan ini menyoroti pentingnya mempertimbangkan karakteristik ibu dalam upaya meningkatkan kepatuhan terhadap kunjungan ANC, yang pada akhirnya bertujuan untuk mencegah berbagai masalah kehamilan.