Nur Azizah Rahma Wijaya
UIN Prof K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Model Pembayaran Cashless dan E-Ticketing Sebagai Strategi Pengembangan Wisata Saloka Theme Park Semarang (Studi Kasus Wisata Saloka Theme Park Semarang) Nur Azizah Rahma Wijaya; Yoiz Shofwa Shafrani; Dinda Seffiarindiani Solehah; Abddu Syukur
JOMI: Jurnal Organisasi dan Manajemen Indonesia Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV. MEDIA PENA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan model pembayaran cashless dan e-ticketing sebagai strategi pengembangan di Saloka Theme Park, Semarang. Terletak di perbatasan Kota Semarang, Daerah Istimewa Yogyakarta, Salatiga, dan Surakarta, Saloka Theme Park menawarkan pengalaman rekreasi tematik yang memadukan konsep kearifan lokal dengan teknologi modern. Dampak pandemi Covid-19 menyebabkan penurunan jumlah kunjungan, mendorong perluasan strategi, termasuk adopsi model pembayaran cashless dan e-ticketing. Saloka Theme Park mengintegrasikan teknologi cashless untuk pembayaran dan e-ticketing untuk pembelian tiket secara online. Studi ini mengeksplorasi dampak positif dari penerapan teknologi tersebut, seperti efisiensi operasional, keamanan transaksi, dan peningkatan pengalaman pengunjung. Model cashless membantu mengurangi waktu tunggu dan risiko pencurian uang tunai, sedangkan e-ticketing mempermudah pembelian tiket secara daring, mengurangi antrean, dan memungkinkan akses informasi yang lebih cepat. Analisis data transaksi cashless memberikan wawasan tentang perilaku pengunjung, memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cerdas dalam pengelolaan dan pemasaran destinasi. Selain itu, adopsi teknologi fintech ini membuka peluang daya saing yang lebih baik di pasar pariwisata. Dengan mengadopsi teknologi secara cerdas, Saloka Theme Park mampu menciptakan pengalaman modern dan terhubung bagi pengunjungnya, menjadikan destinasi ini tidak hanya sebagai taman hiburan tradisional tetapi juga sebagai inovator dalam pengembangan pariwisata. Jenis penelitian dalam studi ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif, di mana informasi yang terdapat dalam laporan-laporan selama penelitian diuraikan secara mendetail. Hasil penelitian ini dapat memberikan panduan bagi destinasi wisata lainnya dalam meningkatkan efisiensi, keamanan, dan pengalaman pengunjung melalui pemanfaatan model pembayaran cashless dan e-ticketing.