Loyalitas nasabah merupakan faktor krusial dalam industri perbankan yang mencerminkan tingkat kepuasan pelanggan terhadap layanan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis layanan mobile banking sebagai instrumen strategis yang perlu dioptimalkan berdasarkan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman untuk meningkatkan loyalitas nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI). Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui kajian literatur dari berbagai sumber akademik seperti jurnal ilmiah, buku, dan website resmi. Analisis SWOT digunakan sebagai kerangka analitis utama untuk mengidentifikasi strategi optimalisasi BSI Mobile. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun BSI Mobile memiliki 6,3 juta pengguna dari total 19,65 juta nasabah BSI, masih terdapat gap signifikan yang memerlukan strategi optimalisasi. Dari analisis SWOT ditemukan bahwa BSI Mobile memiliki kekuatan dalam fungsionalitas lengkap, keamanan berlapis, dan layanan 24/7, namun menghadapi kelemahan dalam ketergantungan infrastruktur dan gangguan sistem. Peluang yang dapat dimanfaatkan meliputi teknologi BI Fast, kemitraan strategis, dan tren digitalisasi, sementara ancaman utama berupa kompetisi ketat, risiko keamanan siber, dan digital divide. Strategi optimalisasi yang direkomendasikan mencakup: (1) peningkatan kualitas produk dan layanan BSI Mobile; (2) pemeliharaan kepuasan nasabah melalui penyediaan transaksi yang aman, akurat, dan cepat; (3) penguatan sistem proteksi keamanan data nasabah; (4) evaluasi berkelanjutan berdasarkan feedback nasabah; (5) intensifikasi promosi fitur-fitur unggulan; dan (6) ekspansi pasar untuk menjangkau segmen nasabah potensial baru. Implementasi strategi ini diharapkan dapat meningkatkan penetrasi BSI Mobile dan memperkuat loyalitas nasabah dalam ekosistem perbankan digital syariah.