Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kecakapan Bahasa Inggris dalam Menghadapi Era Digitalisasi Untuk Siswa MTs Sinoa Risaldi Putra Awal; Andi Suwarni; Dewi Sartika
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 1 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v5i1.5864

Abstract

Permasalahan siswa tidak mampu berbahasa Inggris karena masalah linguistik dan psikologis masih banyak terjadi di ruang kelas bahasa Inggris saat ini. Para siswa kurang berlatih berbicara di depan audiens dan memiliki kosakata bahasa Inggris yang terbatas. Literatur menunjukkan bahwa masalah ini dapat diselesaikan dengan menerapkan pendekatan Kesenjangan Informasi. dengan menggunakan teknik keterampilan berbahasa inggris dalam kegiatan pengajaran, proyek pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu siswa dalam menyelesaikan kesulitan mereka berbicara bahasa Inggris. Siswa Kelas VIII diajarkan strategi ini terkait dengan tema pengenalan diri. Pada tanggal 17 Oktober 2024, kegiatan ini dilaksanakan selama satu hari. Siswa bersemangat untuk mencoba berbicara bahasa Inggris sebagai hasil dari program ini. Siswa juga setuju bahwa menggunakan strategi ini membantu mereka menjadi pembicara yang lebih mahir. Disarankan agar para pendidik di MTs Sinoa tetap menggunakan keterampilan berbahasa inggris untuk membantu siswa belajar berkomunikasi dalam bahasa Inggris di kelas.
Integrating AI in ELT: A Case Study of Self-Directed Sustainable Learning in Education 5.0 Abdul Rahman; Gunawan Gunawan; Abdul Rahman R; Fahriadi Muhdar; Dewi Sartika
GLENS: Global English Insights Journal Vol. 3 No. 2 (2026): GLENS, April 2026
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66314/glens.v3i2.561

Abstract

This study investigates the integration of artificial intelligence in English language teaching (ELT) within the Education 5.0 framework to support adaptive and sustainable learning, particularly to address the gap between technical AI use and pedagogical integration. A qualitative case study was conducted at Cahaya Prima University in Bone Regency over eight weeks, involving 23 students from diverse non-English disciplines (Public Administration, Retail Management, and Library Science) and three lecturers selected through purposive sampling. Data were collected through observations, interviews, and documentation, and analyzed using thematic analysis. The findings highlight three key outcomes. First, AI tools, primarily ChatGPT, Gemini, Dola, and Google Translate promote self-directed learning through flexible access, personalized feedback, and autonomous practice, improving vocabulary, grammar, and productive skills. Second, AI fosters adaptive and sustainable learning by enhancing engagement, intrinsic motivation, and personalized learning experiences while reducing linguistic barriers in a supportive human-centered learning environment. Third, AI improves students’ learning experiences by increasing confidence and addressing limitations in language use. However, the risk of cognitive dependency remains, requiring balanced pedagogical strategies. These findings provide practical implications for higher education institutions and policymakers in designing AI-integrated, student-centered learning models. Overall, AI supports a more flexible, adaptive, and sustainable ELT environment.