Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERAN FINANCIAL CAPABILITY DAN FINANCIAL SECURITY DALAM MENINGKATKAN FINANCIAL SATISFACTION PEMILIK UMKM SEKTOR PARIWISATA DI MADURA Mayada Pasha Umairoh; M. Boy Singgih Gitayuda; Purnamawati Purnamawati
J-MACC Vol 7 No 1 (2024): April
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/j-macc.v7i1.5116

Abstract

This article discusses the roles of financial capability and financial security in enhancing the financial satisfaction of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the tourism sector in the Madura Region. Tourism in Madura holds significant economic potential, with MSMEs playing a crucial role in local economic development. Financial satisfaction serves as a subjective indicator of an individual's financial well-being. This study employs a descriptive approach using a quantitative method. The results of multiple linear regression analysis indicate that both financial capability and financial security exert a positive and significant influence on financial satisfaction. These findings substantiate the research hypothesis and underscore the importance of enhancing financial capability and financial security among tourism MSME owners in Madura. They offer valuable insights for MSME owners, local governments, educational institutions, and other stakeholders, facilitating the support of growth in the tourism sector MSMEs in Madura.
MEMBANGUN KEUANGAN BERKELANJUTAN MELALUI MODAL INTELEKTUAL HIJAU DAN ETIKA BISNIS DENGAN INOVASI USAHA SEBAGAI MODERASI PADA UMKM KULINER KABUPATEN BANGKALAN Dewi Nur Avita; Purnamawati Purnamawati; M. Boy Singgih Gitayuda
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 6 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/dsrsyp40

Abstract

Keuangan berkelanjutan menjadi aspek penting bagi UMKM kuliner dalam menjaga stabilitas usaha di tengah persaingan dan perubahan lingkungan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Modal Intelektual Hijau, Etika Bisnis, dan Inovasi Usaha terhadap Keuangan Berkelanjutan, serta menguji peran Inovasi Usaha sebagai variabel moderasi pada UMKM kuliner yang beroperasi di Kabupaten Bangkalan, Madura. Sampel penelitian terdiri dari 100 pelaku UMKM kuliner yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Square (PLS) melalui SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Modal Intelektual Hijau tidak berpengaruh terhadap Keuangan Berkelanjutan, sedangkan Etika Bisnis dan Inovasi Usaha berpengaruh positif dan signifikan. Selain itu, Inovasi Usaha terbukti memperkuat pengaruh Modal Intelektual Hijau tetapi melemahkan pengaruh Etika Bisnis terhadap Keuangan Berkelanjutan pada UMKM kuliner di Kabupaten Bangkalan, Madura.
LITERASI DAN PENGELOLAAN KEUANGAN TERHADAP KEBERLANJUTAN KEUANGAN: PERAN MEDIASI ADAPTASI DIGITAL PADA UMKM KULINER Ameyla Nadhira Tsurayya; M. Boy Singgih Gitayuda; Purnamawati Purnamawati
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 6 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/6x5thd13

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh literasi keuangan dan manajemen keuangan terhadap keberlanjutan keuangan UMKM kuliner di Kabupaten Bangkalan, dengan adaptasi digital sebagai variabel mediasi. Pendekatan survei kuantitatif digunakan, melibatkan 100 pemilik UMKM yang dipilih menggunakan rumus Lemeshow. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan SEM-PLS untuk menilai pengaruh langsung dan tidak langsung antar variabel. Temuan menunjukkan bahwa literasi keuangan dan manajemen keuangan berpengaruh positif terhadap keberlanjutan keuangan. Literasi keuangan tidak berpengaruh terhadap adaptasi digital, sedangkan manajemen keuangan berpengaruh positif terhadap adaptasi digital. Selain itu, adaptasi digital tidak berpengaruh terhadap keberlanjutan keuangan dan oleh karena itu tidak dapat memediasi hubungan antara literasi keuangan maupun manajemen keuangan dengan keberlanjutan keuangan. Hasil ini menunjukkan bahwa keberlanjutan keuangan UMKM lebih didorong oleh kualitas literasi keuangan dan praktik manajemen keuangan daripada tingkat adaptasi digital mereka.
ANALISIS LITERASI KEUANGAN PADA PELAKU USAHA MIKRO SEKTOR PARIWISATA HALAL DI PULAU MADURA Nafisatul Ilim; Mochamad Reza Adiyanto; Purnamawati Purnamawati
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 1 (2026): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/j5n0zg69

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi keuangan pada pelaku usaha mikro di sektor pariwisata halal di Pulau Madura. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan penyebaran kuesioner kepada 100 responden pelaku usaha mikro yang tersebar di 4 kabupaten di Pulau Madura, yaitu Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Data dianalisis secara deskriptif dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan pelaku usaha mikro berada pada kategori rendah. Rendahnya tingkat literasi keuangan menandakan perlunya peningkatan kapasitas pelaku usaha melalui edukasi dan pendampingan, terutama dalam hal pencatatan dan pelaporan keuangan sesuai standar SAK EMKM. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dan lembaga terkait dalam merancang program pemberdayaan usaha mikro sektor pariwisata halal di Pulau Madura.