Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelayanan Publik Dalam Pembelajaran Fisika Menggunakan E-Learning Julia Rahmania Putri Suhardin
Indonesian Journal of Education and Community Services Vol. 2 No. 2 (2022): Edisi Juli-Desember 2022
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di tengah kondisi pandemi COVID-19 saat ini, setiap elemen masyarakat sekolah diminta untuk dapat menyesuaikan aktivitasnya dengan memperhatikan prinsip physical distancing. Menanggapi hal tersebut, Pemerintah kemudian membuat suatu kebijakan tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar, yang salah satu implikasinya adalah setiap pihak baik itu dari unsur pemerintah maupun non-pemerintah wajib untuk bekerja dari rumah/ melakukan pembelajaran secara Daring. Kendati demikian, proses penyelenggaraan pemerintah tersebut harus dipastikan tetap berjalan dengan efektif dan optimal sehingga pelayanan publik yang diberikan tetap berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji literatur tentang e-learning sebagai bagian dari pelaksanaan e-government yang dapat memberikan pelayanan berkualitas di tengah situasi pandemi COVID-19, pada pembelajaran Fisika menggunakan elearning. Penerapan e-learning di perguruan tinggi pada situasi pandemi Covid 19 dipengaruhi beberapa faktor. Faktor yang paling penting adalah kesiapan mahasiswa menggunakan e-learning dalam proses perkuliahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesiapan mahasiswa pendidikan fisika dalam menggunakan e-learning . Dengan mengetahui tingkat kesiapan mahasiswa, dosen dan pemangku kebijakan dapat mempersiapkan kebijakan pengembangan lebih lanjut. Metode yang digunakan adalah survei. Kesiapan mahasiswa menggunakan e-learning diukur dengan menggunakan angket kesiapan mahasiswa.
The INOVASI PENDIDIKA: PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU DALAM MEWUJUDKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI INDONESIA: jurnal pendidikan guru indonesia Julia Rahmania Putri Suhardin
Indonesian Journal of Teacher Education Vol. 2 No. 2 (2021): Edisi Juni 2021
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru bagi masyarakat awan selama ini dipahami sebagai orang yang pekerjaannya mengajar.+Pergeseran pengertian guru dari orang yang pekerjaannya mengajar menjadi pendidik profesional, tetapi bagi sebagian orang mungkin tidak begitu dimasalahkan. Guru memiliki pengaruh yang luar biasa bagi arah pengembangan pendidikan di Indonesia pergeseran pemahaman terhadap guru dari mengajar menjadi pendidik sudah menjadi keputusan hukum di Indonesia yang telah disahkan baik aturan tentang Guru dan Dosen. Hukum memberikan penjelasan guru sebagai pendidik profesional ketimbang sebagai orang yang pekerjaannya mengajar dengan kemampuan tenaga professional. Siswa akan terdorong untuk belajar manakala mereka memiliki motivasi untuk belajar. 1) Kuatnya kemauan untuk berbuat, 2) Jumlah waktu yang disediakan untuk belajar, 3) Kerelaan meninggalkan kewajiban atau tugas yang lain, 4) Ketekunan dalam mengerjakan tugas. Guru profesional harus memiliki 4 kompetensi, yaitu: kompetensi pedagogik,kompetensi kepribadian, kompetensi sosial kompetensi, dan kompetensi profesional, sertayang penting dan perlu dilakukan oleh pemerintah adalah membangun kemandirian dikalangan guru.Kemandirian ini akan menumbuhkan sikap profesional dan inovatif terhadapguru dalam menjalankan perannya dan tugasnya mendidik masyarakat menuju kehidupandan kualitas yang lebih baik.