Analisis struktur bangunan pabrik sigaret konstruksi baja menggunakan ETABS bertujuan mengevaluasi kekuatan dan kinerja struktur dalam menahan beban statis (material, peralatan) dan dinamis (getaran mesin, angin, gempa). Hasil analisis menunjukkan struktur memenuhi kriteria keamanan berdasarkan SNI 1726 : 2019, dengan simpangan antar lantai pada lantai 2 akibat gempa arah X dan Y tidak terdeteksi, mengindikasikan stabilitas struktur yang baik dan kemampuan mempertahankan posisi tegak selama gempa. Analisis kombinasi beban gravitasi dan lateral menggunakan ETABS juga membuktikan struktur mampu menahan beban geser maksimum tanpa risiko kegagalan atau kerusakan signifikan. Validasi melalui metode analisis manual dan perangkat lunak memperkuat konsistensi hasil, terutama dalam respons dinamik (spektrum respons dan time history). Temuan kunci menyatakan struktur baja pabrik telah memenuhi syarat ketahanan gempa dan distribusi beban optimal, dengan tahanan struktur yang melebihi beban kerja. Namun, rekomendasi utama penelitian mencakup: (1) pemantauan berkala terhadap sambungan baja dan elemen penahan getaran mesin untuk memastikan durabilitas jangka panjang; (2) analisis lanjutan menggunakan input gempa riil (time history) guna mengantisipasi variasi beban dinamis ekstrem; (3) optimalisasi desain kolom dan balok pada area dengan konsentrasi beban mesin tinggi untuk mengurangi potensi fatigue. Hasil analisis tidak ditemukan Simpangan Antar Lantai pada gempa arah X dam Y Untuk lantai 2. Penelitian menekankan pentingnya kesesuaian antara kapasitas tahan struktur dan beban eksternal, serta penerapan protokol pemeliharaan preventif sesuai standar nasional. Hasil ini menjadi dasar rekomendasi desain struktur baja sejenis yang efisien, aman, dan berkelanjutan di wilayah rawan gempa.