p-Index From 2021 - 2026
0.659
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Scientific Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Diabetes Melitus Terhadap Penderita Katarak Fitri Damayanti; Hondrizal; Boy Hutaperi; Sri Nani Jelmila; Haves Ashan
Scientific Journal Vol. 3 No. 4 (2024): SCIENA Volume III No 4, July 2024
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v3i4.146

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit yang dapat diderita seumur hidup disebabkan oleh gangguan metabolisme yang terjadi di organ pancreas, lalu ditandai dengan peningkatan gula darah atau kondisi hiperglikemia disebabkan menurunnya jumlah insulin dari pancreas. Penyakit DM menimbulkan komplikasi baik makrovaskuler maupun mikrovaskuler.. Katarak adalah penyebab utama kebutaan diseluruh dunia yang dapat dicegah. Penyakit katarak adalah penyakit yang ditandai kekeruhan lensa mata sehingga mengganggu proses masuk cahaya ke mata. Katarak bisa disebabkan karena terganggunya mekanisme control keseimbangan air dan elektrolit, karena denaturasi protein lensa atau gabungan keduanya. Katarak merupakan salah satu penyebab utama gangguan penglihatan pada penderita diabetes. Penderita DM memiliki kemungkinan lima kali lebih besar terkena katarak karena DM merupakan penyakit metabolik yang terus meningkat setiap tahun dengan peningkatan populasi dan perubahan gaya hidup di era modern. Tingginya kadar gula darah dalam waktu yang Panjang dapat menjadi salah satu komplikasi pada organ lain, seperti mata. Kebutaan karena katarak pada penderita DM sebenarnya merupakan penyebab kebutaan yang dapat diintervesi dengan mengotrol kadar gula darah dan gaya hidup.
Pengaruh Status Gizi dan Aktivitas Fisik terhadap Pola Siklus Menstruasi pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Miftahul Hidayati; Sri Nani Jelmila; Seres Triola
Scientific Journal Vol. 4 No. 3 (2025): SCIENA Volume IV No 3, May 2025
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v4i3.229

Abstract

Pendahuluan: Keteraturan siklus menstruasi merupakan indikator penting kesehatan reproduksi perempuan. Ketidakteraturan siklus menstruasi, seperti oligomenorea dan amenore, sering terjadi pada perempuan usia produktif dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk status gizi dan aktivitas fisik.Tujuan penelitian:  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status gizi dan tingkat aktivitas fisik dengan pola siklus menstruasi pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah angkatan 2023. Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik dengan desain cross-sectional. Sebanyak 134 mahasiswi diambil sebagai sampel menggunakan teknik total sampling. Data status gizi diperoleh melalui pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan klasifikasi WHO Asia Pasifik, sedangkan aktivitas fisik diukur menggunakan kuesioner International Physical Activity Questionnaire (IPAQ). Pola siklus menstruasi diklasifikasikan sebagai normal atau tidak normal berdasarkan wawancara terstruktur. Analisis data menggunakan uji Chi-square dengan tingkat signifikansi p<0,05 Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki siklus menstruasi tidak teratur (56,7%). Mayoritas responden memiliki status gizi normal (49,3%) dan aktivitas fisik berat (42,5%). Terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan siklus menstruasi (p=0,004) serta antara aktivitas fisik dengan siklus menstruasi (
Status Vitamin D dan Hubungannya dengan Kadar Kolesterol Total Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Sri Nani Jelmila; Rafiqa Mutiya Rahmi; Suharni; Roland Helmizar; Nana Liana
Scientific Journal Vol. 5 No. 1 (2026): SCIENA Volume V No 1, January 2026
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v5i1.321

Abstract

Pendahuluan: Defisiensi vitamin D dilaporkan tinggi pada populasi dewasa muda termasuk mahasiswa kedokteran, meskipun berada di negara tropis. Vitamin D diduga berperan dalam metabolisme lipid melalui modulasi inflamasi dan regulasi metabolik.Tujuan penelitian: menganalisis status vitamin D dan hubungannya dengan kadar kolesterol total pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah. Metode: Penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional dilakukan pada 61 sampel. Kadar 25-hidroksivitamin D diperiksa dengan ELISA dan diklasifikasikan menjadi defisiensi, insufisiensi, dan sufisiensi, sedangkan kolesterol total diperiksa dengan metode enzimatik kolorimetrik. Hasil: Hasil menunjukkan status vitamin D terbanyak adalah defisiensi (36,1%), rerata kadar kolesterol total adalah 174,16±28,81 mg/dL. Analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan bermakna antara status vitamin D dan kadar kolesterol total (p=0,14). Kesimpulan: defisiensi vitamin D merupakan kondisi yang dominan pada mahasiswa kedokteran, namun tidak berhubungan signifikan dengan kadar kolesterol total.